HomeCeloteh‘Fakta’ Korupsi Puan – Pramono

‘Fakta’ Korupsi Puan – Pramono

Kecil Besar

“Berapapun cepatnya kebohongan itu, namun kebenaran akan mengejarnya juga.” ~ Tan Malaka


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]asus korupsi KTP-el masih terus bergulir bahkan belakangan ini terdakwa yang sudah duduk di kursi pesakitan, yaitu Setya Novanto, masih terus melakukan aksi ‘akrobatik’.

Tak mau menderita hukuman sendirian, Setya Novanto mulai menyanyikan nama – nama yang katanya terlibat dengan pusaran kasus korupsi KTP-el. Tapi yang sangat mengejutkan, Setya Novanto menyebutkan nama dua politikus PDI Perjuangan yaitu Puan Maharani dan Pramono Anung.

Mungkin saat proyek KTP-el bergulir, kedua politikus itu masih punya singgungan dengan Parlemen. Waktu itu sih, Puan Maharani masih Ketua Fraksi PDI Perjuangan, sedangkan Pramono Anung Wakil Ketua DPR.

Apakah kicauan Setya Novanto tentang keterlibatan dua politikus ini fakta? Hmmm, coba dipikir dulu ya. Setya Novanto aja dijerat saat masih menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR, hmmm kaitannya apa aya? Uhuuukkk, uhuuukkk, mau berpikir liar tapi nalar seolah susah menerimanya, weleeeeh weleeeh.

Pramono Anung sih sudah membantah, tapi kan, ahhh syudahhhlah. Apalagi Sekjen PDI Perjuangan juga kan udah menggaransi kalo kader PDIP ga mungkin korupsi, apalagi masih posisi di luar pemerintahan. Uppssss, emang kalau oposisi ga diajak gitu buat ‘main’ proyek, perasaan ga ada bedanya deh.

Jadi gimana nih, Puan dan Pramono Anung itu terlibat ga? Jangan mentang – mentang jabatan keduanya tinggi, sekarang jadi melempem ga jelas. Masa gara – gara jabatan nilai kebenaran jadi bias. Hadeuuuhh, rusak dunia persilatan.

Coba deh, jangan dulu pikirkan kalo Puan itu Menteri Koordinator PMK dan Pramono itu Sekretaris Kabinet, tapi gimana perannya dulu?

Wadidaawww, ternyata ehhh ternyata ada yang mengatakan fakta mengejutkan. Puan Maharani dan Pramono Anung terlibat dalam kasus KTP-el itu adalah fakta. Waduhhhh, kalau begini berarti membuktikan dong walaupun oposisi tetep diajak kompromi juga, weleeeeh weleeeh.

Keduanya bakal dicopot dari jabatan ga ya? Banteng bakal kebakaran jenggot ga ya? Kan fakta! Tapi sayang sekali fakta yang dimaksud itu adalah fakta persidangan.

Baca juga :  Jika Ahok jadi Ketua KPK

Nah kalau fakta persidangan itu, memang diartikan sebagai pernyataan dari Setya Novanto yang menyebutkan nama Puan dan Pramono.

Tapi terkait benar atau engganya Puan dan Pramono itu terlibat sih, belum ada yang membuktikan, yang jelas fakta persidangannya begitu. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...