HomeCelotehSurvei Pelipur Lara Prabowo

Survei Pelipur Lara Prabowo

Kecil Besar

“Responden memilih Prabowo Subianto sebanyak 52,9 persen, Joko Widodo 31,2 persen, dan tidak memilih 15,9 persen,” ~ Direktur Eksekutif IDM, Bin Firman Tresnadi.


PinterPolitik.com

‎[dropcap]S[/dropcap]epertinya Gerindra udah mulai gerah dengan munculnya berbagai hasil survei yang melulu memenangkan Joko Widodo (Jokowi) atas Prabowo Subianto. Setelah sebelumnya Indonesia Network Election Survei (INES) merilis hasil survei yang memenangkan Prabowo, kini Indonesia Development Monitoring (IDM) juga gak mau ketinggalan. Hasil survei IDM memperlihatkan Prabowo unggul dengan  52,9 persen, sementara Jokowi hanya mendapat 31,2 persen. Warbyasah.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon pasti seneng banget melihat ada dua lembaga survei yang menggunggulkan Prabowo. Tapi kayaknya masih PR banget nih buat Prabowo. Ya abisnya sejauh ini tujuh hasil survei lain menunjukkan elektabilitas Jokowi selalu di atas Prabowo.

Dan gegara banyak survei yang mengunggulkan Jokowi itu, Fadli jadi mulai gak percaya sama hasil survei. Menurutnya survei belum tentu merefleksikan kondisi sesungguhnya. Alasannya, survei hanya menjadi salah satu indikator aja. Kalau Jokowi banyak diunggulkan ya wajar, kan emang dia Presidennya sekarang.

Sebagai Presiden Petahana pasti Jokowi punya kekuasaan untuk mempengaruhi hasil survei agar tampak unggul ketimbang kompetitor lain. Kalau oposisi punya apa coba? Cie yang lagi iri karena banyak kalah di survei. Jadi karna iri terus lantas ingin membuat survei tandingan ya? Ayo ngaku! Dulu kan pernah bilang gitu.

Ayo siapa masih ingat perkataan Fadli yang bilang bisa membuat survei yang menempatkan elektabilitas Prabowo tertinggi? Waktu itu dia bilang gini: “Saya juga bisa bikin survei yang membuat Pak Prabowo menang, gampang itu.” Nah, artinya survei yang memenangkan Prabowo sekarang hasil pesanan dung ya?

Baca juga :  MBG dan Runtuhnya 'Republik Tepung'

Waduh demi menang Pilpres jadi sampe melakukan itu? Wah, jangan lah ya. Moga gak bener deh prasangka ini. Maapken eike cin, hahaha. Menurut IDM sih, elektabilitas Prabowo tinggi karena beberapa faktor, seperti mampu menjaga konstituennya setelah gelaran Pilpres 2014 lalu. Saat itu Prabowo memperolah lebih dari 62 juta suara.

Selain itu partai Politik yang dipimpin Prabowo, konsisten menjadi oposisi pemerintah selama ini. Sikap Prabowo juga dinilai responden memiliki jiwa kenegarawanan yang ditunjukannya dalam meredam ketegangan kasus Ahok, atau aksi 212, menuai banyak simpatik. Begitu juga dengan kemunculan tagar ganti Presiden dan menguatnya politik identitas semakin menguntungkan Prabowo.

Jadi elektabilitas Prabowo meningkat cuma gegara beberapa hal itu? Cius, mi apa? Rasanya biasa aja sih di mata eike. Gak wah wah banget lah ya. Tapi setidaknya secara faktual dalam survei IDM nama Prabowo memang lebih unggul dari Jokowi. Bagi kalian yang cebongers pasti perih ya matanya ngeliat hasil survei ini, buahahaha. (K16)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...