HomeCelotehSiasat Anas ‘Hindari’ Artidjo

Siasat Anas ‘Hindari’ Artidjo

Kecil Besar

“Karena Pak Artidjo sudah pegang kasasi. Jadi tidak boleh lagi hakim yang memegang kasasi menjadi majelis hakim PK, tidak boleh lagi. Jadi tidak ada kaitannya dengan masa tugas pak Artidjo.” ~ Anas Urbaningrum


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]nas Urbaningrum, mantan Ketua Umum Partai Demokrat pernah menjadi sasaran empuk algojo sekaligus si raja tega Artidjo Alkostar.

Mulanya, Anas mendapat putusan hukuman 7 tahun penjara dari hasil bandingnya, tapi Anas akhirnya mendapat dua kali lipat hukuman saat mengajukan kasasi di Mahkamah Agung (MA). Alhasil, Anas jadi harus rela menerima hukuman 14 tahun penjara.

Tak lain, keapesan Anas itu diakibatkan oleh salah satu Hakim Agung, Artidjo Alkostar yang acapkali dikenal sebagai algojo pemberi hukuman berlipat ganda bagi para koruptor.

Kalau melihat putusan Artidjo yang menggandakan hukuman begitu sudah tak aneh, weleeh weleeh.

Ya salah satu argumentasinya, kalau para koruptor itu korupsi bukan saja dilihat sebagai tindak pidana, tapi tindakannya sudah merugikan negara dengan menggunakan jabatan yang diberikan melalui kepercayaan masyarakat.

Tapi, kini algojo pemberi hukuman ganda sudah mengakhiri tugasnya alias pensiun karena Artidjo memasuki umur 70 tahun. Tapi kabarnya kalau Artidjo pensiun sebagai hakim agung, akan ada beberapa pihak yang bergembira.

Nah loh, siapa tuh? Tak lain mereka ialah para koruptor. Ya iyalah gimana ga seneng, koruptor itu bisa bebas dari jeratan hukuman ganda Artidjo, weleeeh weleeeh.

Oh mungkin pasca pensiunnya Artidjo ternyata menginspirasi para koruptor untuk mengajukan upaya hukum lagi.

Ehmm, ga ada kapoknya ya, hadeuuh. Mentang – mentang Artidjo udah pensiun jadi seenaknya, weleeh weleeeh.

Berarti Anas Urbaningrum yang mengajukan Peninjauan Kembali (PK) itu juga terinspirasi dari pensiunnya Artidjo? Memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan ya, hadeuuuh.

Ehmm, kata Anas sih engga begitu. Soalnya kan putusan kasasi yang diterima Anas udah ditangani Artidjo, sampe hukuman Anas berlipatganda, uhuuuk uhuuukk, emang enak?

Jadi kalau Anas mau ngajuin PK, ga mungkin ketemu Artidjo lagi, ehmm, kata Anas sih begitu, weleeh weleeh.

Walaupun Artidjo udah pensiun, tetap aja hukum takkan melunak kepada para koruptor, makanya kalau kata Baharuddin Lopa, kendati kapal akan karam, tegakkan hukum dan keadilan!

Koruptor, masih mau ‘mengakali’ hukum? Weleeh weleeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Jokowi Ditagih Buruh

"Marsinah adalah sebuah cermin perlawanan buruh dalam bibit tumbuhnya gerakan buruh." ~Munir PinterPolitik.com Tiap hari bersimbah peluh dan menahan keluh, buruh hanyalah golongan pesuruh dengan upah...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...