HomeCelotehSeberapa Ajaib Kartu Nikah?

Seberapa Ajaib Kartu Nikah?

Kecil Besar

Nikah itu memindahkan tanggung jawab, menyesuaikan dua kepala jadi satu.” ~Aqessa Aninda


PinterPolitik.com

[dropcap]G[/dropcap]aes, kalian sadar nggak sih, kalau di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, kita sekarang jadi kayak kolektor kartu. Kayaknya, hobi banget gitu pemerintah mengeluarkan kartu. Bener nggak?

Coba bayangkan gaes, paling nggak sekarang kita punya Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Tanda Penduduk, terus sekarang muncul lagi Kartu Nikah. Lama-lama itu dompet isinya bukan duit ya, tapi kartu. Belum ditambah kartu ATM, kartu kredit, kartu belanja, kartu asuransi, kartu e-money dan lain-lain. Wkwkwk.

Tapi kartu nikah ini sebenarnya boleh juga ya. Praktis, para pasutri jadi nggak perlu repot-repot bawa buku nikah kalau berpergian. Terus juga canggih, bisa terhubung langsung dengan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH), nggak bisa bohong juga. Jadi yang suka ngaku-ngaku udah nikah perlu hati-hati ya. Mending langsung minta dilamar dahhhEhmm…ehm

Kartu nikah itu bukan pengganti bukan buku nikah. Share on X

Tapi sebenarnya seberapa perlukah kemenag meluncurkan kartu nikah ini? Kalau kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mohammad Mahfud MD, kartu nikah itu nggak diperlu-perluin amat. Malah menurutnya, kartu nikah model ATM begitu malah lebih rawan hilang.

Doi juga nampaknya nggak terlalu senang dengan inovasi kemenag tersebut. Menurutnya peluncuran kartu nikah itu biasa saja. Bukan sebuah kreativitas yang luar biasa.

Berbeda dengan Mahfud MD, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ace Hasan sangat menyambut baik inovasi tersebut. Doi cuma berharap, produksi kartu nikah ini bisa dilakukan secara transparan.

Wah, kalau urusan transparan gini, harusnya nyenggol KPK juga ya. Gimana nih menurut mereka?

Baca juga :  Kicepisme Pragmatis Politik

KPK sendiri meminta Menag Lukman Hakim Saifuddin meninjau ulang rencana pengadaan kartu nikah yang mulai diberikan akhir November karena dikhawatirkan tidak efisien sebab pembuatannya yang murah.

Wakil Ketua KPK Saut Sitomorang mengatakan, kita harus berkaca dari proyek pengadaan e-KTP, yang faktanya tak sesuai perencanaan dan dikorupsi.

Nah, bener banget! Apalagi kan katanya buku nikah akan tetap eksis, jadi kita bakalan punya double bukti menikah gitu kan? Kalau begitu pemborosan nggak? (E36)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...