HomeCelotehSatgas Novel Kejar Setoran Pilpres?

Satgas Novel Kejar Setoran Pilpres?

Kecil Besar

“Di antara gugus manusia yang cenderung berbohong dan korup, kebebasan tak bisa bertahan lama.” ~Edmund Burke


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]da kabar gembira untuk Novel Baswedan. Kepolisian telah resmi membentuk tim gabungan untuk menuntaskan kasus penyiraman air keras yang menimpa dirinya. Hiyaaahh, semoga kehadiran satgas ini berguna ya. Bukan cuma gimik-gimik manja menjelang Pilpres. Edededeh…

Bukan apa-apa nih. Masalahnya udah banyak pendapat aneh-aneh soal pembentukan satgas tersebut. Kira-kira pemerintah beneran tulus ingin menyelesaikan kasus ini nggak yahh? Hmmm…

Banyak yang beranggapan kalau pembentukan satgas dilakukan lantaran Joko Widodo-Ma’ruf Amin nggak mau diserang Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang konon akan mengungkit kasus Novel yang tak kunjung usai di debat kandidat pertama 17 Januari mendatang.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Moeldoko meminta masyarakat tak berpikiran negatif atas pembentukan tim tersebut. Katanya, jangan apa-apa dipolitisasi. Harusnya langkah ini dihargai sebagai aksi nyata pemerintah dalam menyelesaikan kasus.

Hmmm, iya harusnya gitu ya. Tapi kenapa sih, kok baru bentuk satgasnya sekarang? Kan kasusnya udah dari 11 April 2017 lalu tuh? Hampir dua tahun berlalu saudara-saudara. Padahal dulu presiden bilangnya mau cepat menyelesaikan kasus ini. Ckckckck.

Lagian dulu-dulu nggak kepikiran kenapaaaa? Kenapaaa? Begini kan jadi menyebabkan prasangka macam-macam. Kalau nggak mau dibilang pencitraan kerjanya jangan sesuai momentum dong. Hehehe, hanya mengingatkan.

Kalau segala tindakan ditujukan untuk Pilpres, setelah menang lagi, motivasi kerjanya musnah nggak tuh? Share on X

Tenaga Ahli Kantor Sekretariat Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengatakan hal yang senada. Ia mengatakan, sebaiknya siapa saja yang berbicara tentang satuan tugas Novel Baswedan harus mengerti bahwa polisi sedang bekerja secara intensif menyelesaikan apa yang akan dipermasalahkan BPN ehhh maksudnya apa yang diminta masyarakat.

Baca juga :  Kerajaan Abadi Raja Ponsel Indonesia

Yaudah, dari pada suuzan mending kita doakan semoga kasusnya segara selesai.

Dulu pihak kepolisian pernah bilang, alasan lambatnya penyelidikan kasus ini karena Novel sendiri dianggap kurang koorperatif. Novelnya nggak percayaan. Nah, semoga dengan adanya satgas ini, Novel bisa lebih nyaman dan terbuka, sehingga misteri kasus penyiraman dirinya cepat selesai. Aminnn. (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...