HomeCelotehSandiaga Panen Uang Sawer

Sandiaga Panen Uang Sawer

“Memang karena rupiah, orang menjadi megah. Kalau tidak ada rupiah, orang menjadi susah,” ~Rhoma Irama, Rupiah


Pinterpolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]ok bisa ya ada orang kampanye, bukannya harus bagi-bagi duit, malah disawer uang? Kalau gak percaya coba tengok aja kampanye cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno.

Dalam beberapa kali kampanyenya, kandidat wakil presiden pendamping Prabowo Subianto ini sering kali menerima uang saweran dari masyarakat yang menontonnya. Waduh, dikira  Sandi ini biduan dangdut apa gimana?

Eh, tapi ya kalau dipikir-pikir lagi, ini mungkin bukan soal Sandi seperti pedangdut atau apa. Sama seperti nonton dangdut, para pendukung Sandi ini rela buat nyawer bisa jadi karena merasa senang sama mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu. Saking senangnya, bahkan ada emak-emak yang nyawer pake uang belanja segala. Waduh, awas dimarahin bapak di rumah, Bu!

Bak biduan dangdut, masyarakat tunjukkan antusiasme kepada Sandi dengan memberi uang sawer. Click To Tweet

Nah, bisa dibilang ada semacam antusiasme dari masyarakat terutama emak-emak kepada sosok Sandi ini. Antusiasme mereka sama kandidat ini sampai membuat mereka rela memberikan uang, agar jalan Sandi menuju Istana lebih lancar. Kalau istilah kerennya, masyarakat ini melakukan crowdfunding untuk pencalonan Sandi.

Sawer-menyawer ini sebenarnya bukan barang baru di dalam politik. Di negeri sekelas Amerika aja, hal ini pernah dilakukan oleh bakal capres Partai Demokrat, Bernie Sanders di tahun 2016. Waktu itu, Sanders mau kok menerima patungan warga, meski kecil-kecil jumlahnya dan menolak pengumpulan dana yang konvensional.

Oh iya, kalau masih ingat, praktik ini juga kejadian tuh di Pilpres 2014. Waktu itu, warga masih sangat antusias kepada sosok Joko Widodo (Jokowi). Sama seperti Sandi sekarang, Jokowi waktu itu menerima banyak uang sawer dari sisa-sisa peluh para pendukungnya.

Baca juga :  Dewa 19 dan "Baladewa" 2024

Di luar itu, antusiasme warga memberikan saweran untuk Sandi ini bisa menggambarkan bahwa mantan Ketua HIPMI ini jadi sosok yang berharga buat Prabowo. Sebagai orang baru, Sandi bisa menghadirkan antusiasme dan kesegaran kepada ikhtiar Prabowo-Sandi sebagai pasangan calon.

- Advertisement -

Bolehlah dibilang, ada Sandi factor yang membuat masyarakat lebih antusias kepada pasangan ini. Kalau gak, ya sulit dibayangkan ada emak-emak yang menyisihkan uang belanjanya buat sosok yang dikenal sebagai pengusaha ini.

Nah, jadi gimana nih, apakah uang sawer warga buat Sandi ini akan jadi fulus yang cukup bikin ikhtiar Sandi mulus? Gak ada yang tahu pasti, yang jelas uang sawer ini cukup menggambarkan kalau Sandi menjadi magnet baru bagi masyarakat. Ya udah deh Bang Sandi, siap tarik lagi sawerannya? (H33)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

AHY Bukan Jodoh Anies di 2024?

Partai Demokrat telah umumkan dukung Anies Baswedan sebagai capres 2024 tetapi serahkan cawapres ke Anies. Apakah AHY bukan jodoh Anies?

Janji Anies untuk Prabowo Palsu?

Sandiaga Uno menyebutkan bahwa Anies Baswedan punya sebuah perjanjian dengan Prabowo Subianto. Apakah janji itu hanya janji palsu?

Jabatan Kades Mirip One Piece?

Demonstrasi kepala desa (kades) tuntut perpanjangan masa jabatan hingga 9 tahun. Apakah para kades ingin bisa seperti anime One Piece?

Kapal Anies ‘Diserang’ Ular?

Mantan Gubernur Banten Wahidin Halim dikirimi ular ketika akan bertemu Anies Baswedan. Apakah kapal Anies tengah 'diserang' ular?

Sudah Saatnya Prabowo Contoh Megawati?

Partai Gerindra tetap kukuh usung Prabowo Subianto sebagai capres. Apakah seharusnya ini saatnya Prabowo contoh cara Megawati?

Di Balik Usul Imin Hapus Gubernur

Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) usul hapuskan jabatan gubernur karena melelahkan dan hanya jadi penghubung pusat-daerah. Mengapa?

Mungkinkah “The Last of Us” di Dunia Nyata?

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara soal The Last of Us (2023). Apakah Menkes ikut cemas soal wabah zombie?

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...