HomeCelotehSandiaga Ngajak Ketemu, Jokowi Mangkir

Sandiaga Ngajak Ketemu, Jokowi Mangkir

Kecil Besar

“Pertemuan dan perpisahan, dimana awal akhirnya? Dimana bedanya?” ~Iwan Fals


PinterPolitik.com

Pertemuan dengan Presiden Joko Widodo mungkin sudah menjadi hal yang diimpi-impikan Sandiaga Uno sejak beberapa waktu terakhir. Konon doi berharap banget Jokowi akan datang ke rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).

Kebayang nggak sih kalau Jokowi dan Sandiaga ketemu, terus debat soal harga pasar? Ihiw pasti seru banget. Yang satu bilang harganya melonjak, yang satu bilang stabil. Yang satu bilang tempe jadi setipis kartu ATM, yang satu bilang tempe tebal-tebal saja. Ihhh, ngebayangin aja udah seru.

Sebelumnya, Sandiaga yang menjabat sebagai Ketua Umum APPSI sudah mengundang Jokowi untuk duduk bersama membicarakan kemaslahatan pedagang pasar dalam acara Rapimnas tersebut. Doi katanya udah ngirim surat dari jauh-jauh hari.

Meski tidak kunjung mendapak kepastian, Sandiaga juga nampak selalu optimis Jokowi akan datang. Uwuwuw, so sweet

Kapan ya Presiden Jokowi dan Sandiaga bertemu terus debat harga bahan pangan di pasar tradisional? Share on X

Terus ya, waktu di Medan, yang ada drama penolakan itu, Sandiaga kan sempat berbincang dengan Drijon Sitohang, pedagang yang katanya pendukung berat Jokowi dan membuat poster penolakan terhadap kedatangan Sandiaga tersebut.

Terus Sandi bilang, kalau nanti tanggal 17 Desembar dirinya akan bertemu dengan Jokowi. Sandiaga kemudian berjanji akan menyampaikan kepada Jokowi tentang si Pak Drijon ini. Tampak yakin banget ya kalau bakal ketemu presiden. Ehh, tapi sayang takdir berkehendak lain.

Ya, Presiden Jokowi ternyata nggak bisa memenuhi undangan Sandiaga tersebut karena jadwal yang padat. Jokowi pun hanya dapat menyampaikan salam pada Sandiaga dan seluruh peserta Rapimnas, serta menyampaikan permintaan maaf karena nggak bisa hadir. Dikarenakan Jokowi nggak hadir, Rapimnas APPSI dibuka oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Baca juga :  Danantara OTW Beli Chelsea?

Welehweleh, terus nasib salam dari Pak Drijon untuk Pakde Jokowi gimana nih Bang? Hehehe.

Dalam Rapimnas yang dihadiri pimpinan APPSI dari berbagai wilayah tersebut, Sandiaga mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum APPSI karena ingin fokus kampanye sebagai cawapres.

Sama seperti alasannya meninggalkan kursi Wagub DKI dulu, Sandiaga mengundurkan diri agar fokusnya nggak terbelah. Dia nggak mau tugas-tugasnya sebagai Ketum APPSI menjadi terbengkalai lantaran harus dijalani berbarengan dengan kampanye sebagai cawapres. Dia berharap para peserta Rapimnas memahami posisinya saat ini.

Wew, banyak juga posisi penting yang Bang Sandi korbankan demi maju di Pilpres 2019. Semoga aja hasilnya nggak mengecewakan ya Bang. Ya, kalaupun gagal kan masih bisa coba Pemilu berikutnya. Masih muda ini kan? Hehehe. (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...