HomeCelotehRizieq Jadi ‘Komentator’ Jarak Jauh

Rizieq Jadi ‘Komentator’ Jarak Jauh

Kecil Besar

“Orang tidak sepenuhnya menjadi dirinya ketika ia bicara atas nama dirinya. Berilah ia topeng maka ia akan mengatakan kebenaran,” – Oscar Wilde


PinterPolitik.com

Sedari pembentukannya, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menuai banyak pandangan yang berbeda. Dimulai dari latar belakang pembentukan, personalia, gaji sampai apa yang akan dilakukan BPIP.

Ehmm, memang zaman sekarang sekecil apapun masalah bisa terlihat besar karena respons masyarakat yang besar, apalagi warganet kini jadi komentator ‘paling benar’ untuk urusan apapun, weleeeh weleeeh, sabda warganet selalu benar, heleeeehh.

Sebagai contohnya saja, Gaji BPIP yang katanya ratusan juta rupiah. Weeeiittsss, itu ramainya minta ampun, bahkan alasan mundurnya Kepala BPIP Yudi Latief itu gara-gara anggaran yang selalu dipermasalahkan masyarakat. Ehmm, gak enak juga sih niat mengabdi malah dinilai sekadar uang aja, heleeehh.

Anggap saja BPIP sudah terbiasa mendapatkan hantaman kritik dari beragam pihak, tapi kenapa masih kuat dan bertahan ya? Mungkin personalianya yang kuat-kuat kali ya, weleeeh weleeeh.

Beberapa waktu lalu, BPIP mendapat kado istimewa dari Rizieq Shihab. Wedeeww, kado jarak jauh ini namanya ya, ehmm, kadonya itu berisi kritik pedas manis kepada BPIP.

Rizieq mempermasalahkan gaji BPIP dan bahkan lebih ekstremnya BPIP dipelesetkan jadi Badan Pengkhianatan Ideologi Pancasila, ngeri banget dong kritiknya, weleeeh weleeeh.

Pak Rizieq kan sedang berada di Arab Saudi, tahu dari mana ya? Kok baru mempermasalahkan gaji BPIP sekarang, kan ramenya aja udah dulu-dulu itu? Weleeeh weleeeeh.

Apalagi Rizieq bilang kalo BPIP gak ngerti Pancasila, wedeew, masa anggota BPIP gak ngerti sih, kan kajian mereka seputaran Pancasila, hadeuuhh.

Gini deh, kadang-kadang kalau terpisahkan jarak itu kita tahunya sepotong-potong, jadi kenapa Rizieq Shihab gak pulang ke Indonesia aja sih, kan bisa ngisi Kuliah Umum tentang pemahaman Pancasila, setidaknya Rizieq bisa saling berbagi pikiran dan pandangan sama BPIP.

Kan enak kalau begini, bukan cuma jadi komentator jarak jauh, ehhhh bisa berubah jadi komentator jarak dekat.

Heleeeh, lebih enaknya sih lebih baik Rizieq Shihab tunjuk aja jadi Kepala BPIP, daripada jabatannya kosong dan cuma diisi Plt Kepala BPIP kan, weleeeh weleeeh, sepakat gak?

Kalo Rizieq jadi Kepala BPIP, masyarakat komentar apa ya? Ahaaaayyyy jebrettt, hadeuuh itu sih komentator sepakbola, weleeeh weleeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

Mega-SBY, A Birthday and Three Funerals

“Taufiq mendukung SBY usai terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya. Begitu pula SBY di kemudian hari menginstruksikan kadernya di kursi parlemen untuk memilih Taufiq...

Di Balik Nadiem Menteri Jokowi

Sehari setelah pelantikan presiden, Jokowi memanggil sejumlah pihak ke Istana yang ditengarai sebagai calon-calon menteri yang akan mengisi kabinet pada periode kedua kepemimpinannya. Di...

Menyoal RUU Masyarakat Hukum Adat

RUU Masyarakat Hukum Adat menjadi salah satu rancangan undang-undang yang masuk ke dalam Prolegnas Prioritas DPR. Meski begitu, lambatnya pemrosesan RUU ini bisa jadi...

Hari Rabu: Jokowi’s Best Day?

“It’s the best day ever!” – SpongeBob Squarepants, “Best Day Ever” (2006) PinterPolitik.com Buat kalian yang kini bisa disebut sebagai generasi milenial, pasti pernah tuh ngalamin rasanya nggak sabar menunggu-nunggu...

Menyingkap Ngabalinisasi ala Rocky Gerung

Rocky Gerung menyebut para ketum parpol koalisi tengah alami Ngabalinisasi. Apa sebenarnya arti kata Ngabalinisasi?

Kemelut FPI Bukan PKI

"Tidak ada ketentuan pidana yang melarang menyebarkan konten FPI karenanya siapa pun yang mengedarkan konten FPI tidak dapat dipidana. Sekali lagi objek larangan adalah...

Formula Bang Oma di Balai Kota

Pelantikan Anies – Sandi mendatang siap digoyang Soneta. Goyang, Bang~ PinterPolitik.com Kalau darah muda sang Ksatria Bergitar itu masih meledak-ledak, mungkin saja dia bakal begadang ke...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...