HomeCelotehRamalan Suram Partai Politik

Ramalan Suram Partai Politik

“Kalau seluruh orang ini masuk parpol lalu menularkan virus kebaikan, besok republik ini akan menjadi baik.” ~Ganjar Pranowo


PinterPolitik.com

[dropcap]I[/dropcap]ndonesia bagaikan negeri imajiner yang hampir tidak mungkin ada karena perbedaan suku bangsanya yang terlalu pekat. Namun lihatlah, hingga kini kita masih ada dalam satu kesatuan yang nyata. Bukankah itu patut disyukuri?

Ya, perbedaan merupakan sebuah anugerah. Karenanya kita memiliki kekayaan yang berlimpah, tidak hanya suku, budaya, bangsa, tetapi juga partai politik beserta para politisinya yang cerdas-cerdas. Bangga, kan? Tepuk tangannya dulu dong! Prok…prok…prok.

Kalian suka bertanya-tanya nggak sih? Kok di Indonesia banyak banget partai politik? Bingung ah milihnya. Lagian emang ada yang bersih? Edededeh, pedih amat omongannya. Wkwkwk..

Demi dapat memayungi keberagaman di negeri ini, bisa saja sistem multipartai merupakan pilihan yang tepat. Bayangin gaes, dari banyaknya partai politik yang ada sekarang aja, belum tentu dapat menampung semua aspirasi masyarakat. Maklumlah, kadang partai baru terbangun dari rasa patah hati akibat didepak partai lama. Uwuwuwuw.

Kalian suka bertanya-tanya nggak sih? Kenapa Indonesia punya banyak partai politik? Emang ada gunanya? *Ups Click To Tweet

Tapi nih gaes, konon penetapan aturan ambang batas parlemen yang naik menjadi 4% dapat mengancam kehidupan partai. Diramalkan hanya akan ada 5 partai yang bisa lolos ke Senayan. Terus yang lain? Siap-siap terkubur deh.Makanya, pemilu tahun 2019 nanti merupakan medan perang yang sengit sekaligus menjadi kuburan massal bagi partai-partai menengah ke bawah.

Founder ARC Hasanuddin Ali dalam paparannya di Hotel Oria, Jakarta, Minggu (26/8/2018) menyebut, lima partai yang lolos antara lain PDIP dengan 26,1 persen suara, partai Gerindra sebesar 18,7 persen, Golkar sebesar 7,8 persen, Partai Demokrat dengan 5,5 persen, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebesar 5,4 persen suara.

Baca juga :  Operasi Intelijen di Balik Demonstrasi Kades

Sedangkan parpol lainnya masih berada di bawah 4 persen. Misalnya Partai Nasdem sebesar 3,9 persen, PPP sebesar 3,2 persen, PKS sebesar 3,0 persen, PAN sebesar 2,7 persen, dan Perindro sebesar 1,8 persen. Nah, kalau partai-partai yang nggak disebutkan, diperkirakan hanya akan memperoleh kurang dari 1 persen suara. Uwuwuwuw, kecian anet yaaa

- Advertisement -

Hasanuddin menjabarkan kalau ada 19,7 persen responden yang belum memutuskan. Survei dilakukan pada 12-18 Agustus 2018 dengan menggunakan multistage random sampling dengan melibatkan 1500 responden berusia 17 tahun ke atas di seluruh provinsi Indonesia. Margin of error 2,53 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Melihat hasil riset di atas menurut kalian bagaimana? Ikhlas nggak kalau harus kehilangan banyak parpol? Atau mau dibikin sistem dua partai kayak Amerika Serikat? Hayooo. (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Prabowo dan Kucing-kucing Politik

Ketum Gerindra Prabowo Subianto menyapa followers-nya dengan foto kucing di Twitter. Inikah kucing-kucing politik ala Prabowo Subianto?

Siapa Cocok Jadi Cawapres Ganjar?

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebut eksistensi calon pengantin adalah syarat pertama nikah. Bagaimana dengan cawapres buat Ganjar?

Kaesang, Milenial-Gen Z Tipikal?

Putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, dikabarkan tertarik untuk masuk politik. Apakah Kaesang ini Milenial-Gen Z tipikal?

Di Balik ‘Panggil-panggil’ ala Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) panggil banyak figur, mulai dari menteri, pimpinan partai, pimpinan ormas, hingga akademisi. Ada apa di balik ini?

Janji Anies untuk Prabowo Palsu?

Sandiaga Uno menyebutkan bahwa Anies Baswedan punya sebuah perjanjian dengan Prabowo Subianto. Apakah janji itu hanya janji palsu?

Ganjar Perlu Kalkulasi Lagi di 2024?

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkunjung ke Rawon Kalkulator di Surabaya. Apa Ganjar perlu belajar 'kalkulasi' 2024 ke mereka?

AHY Bukan Jodoh Anies di 2024?

Partai Demokrat telah umumkan dukung Anies Baswedan sebagai capres 2024 tetapi serahkan cawapres ke Anies. Apakah AHY bukan jodoh Anies?

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...