HomeCelotehPSI Belajar ‘Miskin’

PSI Belajar ‘Miskin’

Kecil Besar

“Dalam dunia penuh pura-pura, anak muda sibuk memisahkan dusta dari kata,” – Najwa Shihab


PinterPolitik.com

Rasanya sangat sulit banget menemukan politisi yang hidupnya sangat amat minimalis, serba hemat dan ngirit. Kudu dibikin sayembara nih supaya kita tahu ada politisi yang benar- benar gak pamer kekayaan dan kemewahan, weeeittsss, emang kalo jadi politisi cepet kaya ya?, ehmmm.

Kalau profesi sebagai politisi jadi digemari banyak orang karena bikin orang cepet kaya, waduhh, bisa berabe dong. Nanti masa jumlah politisi lebih banyak dari pada masyarakat biasa, weleeeh weleeeh, dunia penuh akal- akalan dong, heleeehhh.

Weeeiittsss, tapi menarik juga sih kalo ada sayembara mencari politisi yang hemat dan ngirit. Pasti yang didapat, sebagian pasti suka kemewahan dan sebagian lagi pura-pura gak suka kemewahan.

Wadidaw, ehmm, yang bener-bener sederhana dan minimalis gak ada ya? weleeeh weleeeh.

Nah untuk menilai politisi yang suka kemewahan dan politisi yang pura-pura gak suka kemewahan itu gampang banget sebenernya, tinggal dilihat aja kebiasaan dan wajah politisi itu.

Ehmmm, contohnya aja nih, kalo ada politisi mulutnya ngomong gak suka kemewahan, tapi gincunya aja belinya di luar negeri dengan harga yang setara dengan harga kerupuk untuk satu kelurahan, tepok jidat kan? weleeeh weleeeh.

Belakangan ini, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) lagi ngotot banget menolak kemewahan yang didapatkan anggota DPRD DKI Jakarta dan DPR RI. Ehmm, ini beneran nolak atau cuma gimmick, ehmmmm, masih gue liatin.

Bahkan, Grace Natalie, Ketua Umum PSI menegaskan kepada anggota DPRD DKI Jakarta kalau politik itu bukan happy-happy. Waduh, beneran nih?

Kalo politik itu ajang bukan happy – happy, coba suruh seluruh anggota DPRD dari PSI tidak menerima sedikitpun anggaran dan fasilitas negara. Biar ngerasain pedihnya penderitaan rakyat, ehmm, sanggup gak belajar jadi MissQueen, bro and sist?

Weiiitss, kabarnya kan PSI emang partai lumayan berduit, jadi ngapain  gembosin duit rakyat. Ehmm, darimana emang sumber dananya? Berani gak bilang? Weleeh weleeeh.

Pertanyaannya susah banget ya? Hadeuuh, gimana sih politisi yang suka klaim milenial, muda, kritis, inilah itulah, dikasih satu pertanyaan aja susah dan belibet, heleeeh.

Lagian ngapain sih pura-pura gak happy? Biar dilihat masyarakat, ehmm, PSI sangat merakyat sekali karena mereka berpolitiknya ga nyari happy? Heleeeh.

Di sisi lain, kalau politisi PSI aja gak happy, gimana mau ngasih happy ke masyarakat? Weleeeh weleeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

Mega-SBY, A Birthday and Three Funerals

“Taufiq mendukung SBY usai terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya. Begitu pula SBY di kemudian hari menginstruksikan kadernya di kursi parlemen untuk memilih Taufiq...

Di Balik Nadiem Menteri Jokowi

Sehari setelah pelantikan presiden, Jokowi memanggil sejumlah pihak ke Istana yang ditengarai sebagai calon-calon menteri yang akan mengisi kabinet pada periode kedua kepemimpinannya. Di...

Menyoal RUU Masyarakat Hukum Adat

RUU Masyarakat Hukum Adat menjadi salah satu rancangan undang-undang yang masuk ke dalam Prolegnas Prioritas DPR. Meski begitu, lambatnya pemrosesan RUU ini bisa jadi...

Hari Rabu: Jokowi’s Best Day?

“It’s the best day ever!” – SpongeBob Squarepants, “Best Day Ever” (2006) PinterPolitik.com Buat kalian yang kini bisa disebut sebagai generasi milenial, pasti pernah tuh ngalamin rasanya nggak sabar menunggu-nunggu...

Menyingkap Ngabalinisasi ala Rocky Gerung

Rocky Gerung menyebut para ketum parpol koalisi tengah alami Ngabalinisasi. Apa sebenarnya arti kata Ngabalinisasi?

Kemelut FPI Bukan PKI

"Tidak ada ketentuan pidana yang melarang menyebarkan konten FPI karenanya siapa pun yang mengedarkan konten FPI tidak dapat dipidana. Sekali lagi objek larangan adalah...

Formula Bang Oma di Balai Kota

Pelantikan Anies – Sandi mendatang siap digoyang Soneta. Goyang, Bang~ PinterPolitik.com Kalau darah muda sang Ksatria Bergitar itu masih meledak-ledak, mungkin saja dia bakal begadang ke...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...