HomeCelotehPrabowo-Jokowi Saling Melindungi?

Prabowo-Jokowi Saling Melindungi?

“Tanpa rasa saling menghormati apa bedanya manusia dengan binatang?” ~Konfusius


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]egup jantung para pansangan calon presiden dan wakil presiden mungkin sedang sangat tak menentu saat ini. Gimana nggak gaes? Nanti malam mereka bakal adu debat capres. Konon ini menjadi salah satu faktor penentu perolehan suara.

Mereka ini nggak boleh salah ngomong. Ngomongnya juga harus terstruktur karena waktunya terbatas. Nggak boleh ngalur ngidul apalagi sampai ngabisin waktu satu jam lebih. Nggak bisa. Visi dan misi harus tersampaikan dengan jelas dan lugas.

Bukan cuma soal persiapan bicara, para kandidat juga harus siap kalau-kalau nanti diserang lawan politik dengan mengangkat kasus tertentu. Catatan kelam mereka bisa terbongkar atau teringat kembali. Hmmm…

Bayangin gaes, gimana jadinya kalau aibmu yang pernah diam-diam kecepirit di celana saat lagi mules-mulesnya dibongkar oleh orang lain, terus satu Indonesia jadi tahu, malu nggak? Kalau kamu cuma malu, kalau para capres-cawapres bisa gagal jadi pemimpin. Gawat.

Segreget apa debat capres perdana hari ini? Click To Tweet

Debat perdana yang akan digelar malam ini pembahasannya juga ngeri kali, ada soal penegakan HAM, pemberantasan korupsi, dan terorisme. Berattt!!! Tapi bisa saja nanti malam akan menjadi hambar. Kenapa? Karena kedua kubu bersekongkol untuk tidak saling mengumbar aib yang bikin malu.

KPU pun sudah menetapkan aturan kalau masing-masing kandidat nggak boleh membahas kasus secara spesifik, selain demi menjaga fokus debat, juga untuk menjaga kehormatan para capres-cawapres. Biar kalau nanti menang, nggak jadi sasaran bully netizen yang maha benar itu.

Padahal ya, kalau boleh bahas kasus kan seru. Jokowi bisa saja serang Prabowo dengan kasus HAM 98. Terus serang Sandiaga denga kasus korupsi korporasi PT Duta Graha Indah. Terus Prabowo-Sandi, bisa serang Jokowi dengan kasus Papua dan Novel Baswedan. Ma’ruf Amin bisa juga diserang dengan kasus kriminalisasi kaum minoritas yang dilakukan saat masih aktif menjadi ketua MUI.

Baca juga :  Prabowonomics: Jurus ‘Lompatan Katak’?

Iyaa, semua calon punya sisi kelam. Jadi mereka memilih untuk tidak saling mengumbar.

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga menegaskan, tak akan ada serangan apapun untuk melawan Jokowi-Ma’ruf. Alasannya sih karena serangan apapun bukanlah budaya yang berkembang di masyarakat kita. Nggak boleh saling serang gitu. Lah, emang selama ini yang mereka lakukan apa kalau bukan saling serang? Ngerumpi berjamaah?

Sementara itu Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf mengatakan jagoannya akan lebih menggali soal bisi dan misi Prabowo-Sandi. Jadi nggak akan bahas hal-hal yang berbau personal.

Hmmm, gimana nih menurut kalian? Kira-kira bakal seru nggak? (E36)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...