HomeCelotehPKS Setia, Gerindra Makan Teman?

PKS Setia, Gerindra Makan Teman?

Kecil Besar

“Permasalahan kita bukan untuk mencari nilai-nilai yang lebih baik, tapi untuk setia kepada mereka yang kita anut.” ~John W. Gardner


PinterPolitik.com

[dropcap]B[/dropcap]anyak orang yang lupa bertanya asal mula kehebatan dirinya setelah ia sudah terlanjur menikmatinya. Lupa akan asal mula datangnya kesuksesan. Lupa pada janji yang sempat terucap pada para pemberi semangat. Ya, namanya juga manusia, tempatnya khilaf.

Eh, tapi kata-kata di atas tuh lagi cocok banget sama keadaan hubungan PKS dan Gerindra saat ini. Kalian udah tahu masalahnya belum?

PKS dan Gerindra bisa dibilang sebagai sahabat kepompong yang telah berjuang di dunia politik Indonesia sekian lamanya. Susah, senang bersama. Sampai kalah di pilpres juga pernah. Tapi kerennya, mereka tetap menjadi sekutu hingga saat ini. Kalau kata Sekjen PKS Mustafa Kamal, PKS dan Gerindra itu bukan cuma sekutu, tapi segajah. Weleh-weleh, tapi masa sih?

Kalau beneran klop banget, kenapa PKS dan Gerindra kerap kali terlihat beda pilihan? Malah yang terlihat, PKS beberapa kali menjadi korban pengkhianatan dari Gerindra. Eh, bisa dibilang pengkhianatan nggak sih?

Ya, misalnya aja waktu pemilihan cawapres, pasangan Prabowo Subianto. PKS sudah ngarep banget kadernya bakal dipilih, eh, tahu-tahunya dilangkahi oleh Sandiaga Uno yang notabenenya adalah bagian dari Gerindra juga.

Persahabatan itu sejatinya merupakan ikatan untuk saling menyemangati di kala berjuang, saling membantu di kala susah, dan saling menyayangi selama-lamanya. Share on X

Tapi entah kenapa ya, sempat baper-baperan, sampai PKS ngancem bakal pindah pilihan politik, PKS akhirnya tetap bisa legowo dan menerima kenyataan pahit tersebut. Konon, pembagian jatah kursi wagub DKI Jakarta yang ditinggalkan Sandiaga yang dijanjikan Prabowo yang berhasil menjinakkan PKS. Eh, tapi setelah sudah dipastikan menjadi capres di pilpres 2019, kok omongan Prabowo beda lagi?

Baca juga :  Prabowo's Coffee Theory

PKS bisa-bisa terkhianati lagi nih gaes. Pasalnya, Prabowo akhirnya melimpahkan urusan wagub kepada Ketua DPP Gerindra M. Taufik, yang diketahui juga menginginkan jabatan itu. Hmm, yahud sekali bukan?

PKS tentu merasa amat kecewa dong? Namun, Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta, Sakhir Purnomo mengatakan, bahwa pihaknya masih percaya Prabowo akan menepati janjinya.

Uluh-uluh, kok ya PKS so sweet banget. Meski sudah dikecewakan, namun tetap setia. Nggak kebayang deh, kalau pada akhirnya Gerindra juga yang mendapatkan kursi wagub DKI. Kayak apa itu gejolak di jantung hati para kader partai PKS? Wkwkwk.

Persahabatan itu sejatinya merupakan ikatan untuk saling menyemangati di kala berjuang, saling membantu di kala susah, dan saling menyayangi selama-lamanya. Tapi gimana nih dengan persahabatan macam PKS dan Gerindra? Kok kayaknya Gerindra mulu yang menang banyak? (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...