HomeCelotehPKS Merayu, Gerindra Jual Mahal

PKS Merayu, Gerindra Jual Mahal

Kecil Besar

“Politik adalah cara merampok dunia. Politik adalah cara menggulingkan kekuasaan, untuk menikmati giliran berkuasa.” ~W.S. Rendra


PinterPolitik.com

[dropcap]B[/dropcap]abak baru drama antara PKS dan Gerindra kembali mencuat. Memang, pertemanan tampa bumbu-bumbu perselisihan itu kurang seru, maka kadang dimaklumi untuk saling ngotot dan sebel-sebelan, biar seru. Bahkan ada yang bilang, pertengkaran dalam persahabatan itu perlu, biar makin akrab. Ah, tapi dalam politik juga demikian? Hehehe.

Politisi Sandiaga Uno kini sudah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai wagub DKI. Nah, PKS menginginkan agar kursi Wagub DKI pengganti Sandiaga bisa diserahkan kepada partainya. Soalnya, urusan cawapres kemarin kan PKS sudah mengalah dan diserahkan kepada Gerindra. Masa sekarang harus ngalah lagi?

Hm, tapi moon maap, yang kemarin itu beneran ngalah apa karena ada sogokan nih? Kalau karena ada apa-apanya, gimana Gerindra mau mengalah? Jual mahal dong ah.. Wkwkwk.

PKS siap mengeluarkan jurus terjitu untuk merayu Gerindra agar bisa mengusung kadernya menjadi Wagub DKI. Akkk, rayu aku juga dong qaqa~ Share on X

Beberapa waktu lalu Gerindra bahkan membongkar sikap PKS yang mengancam akan keluar koalisi ketika hendak mendaftarkan Prabowo-Sandi sebagai capres-cawapres di Pilpres 2019. Gerindra mengaku dipaksa untuk menandatangi surat perjanjian saat itu juga. Wedeww, PKS kalau lagi ngiler sama jabatan suka ngeri ya. Hihihihi.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Triwisaksana (Sani) mengakui kalau Gerindra sebenarnya juga mempunyai rencana mengenai pengganti Sandi, sehingga ia berharap PKS sebagai sesama partai pengusung juga dapat mendengarkan saran dari Gerindra.

Sani menuturkan, sampai saat ini belum ada pembicaraan secara resmi dengan Gerindra mengenai Sandi. Jadi, pembahasan masih sebatas di internal partai aja. Meski begitu, pergantian kursi Wagub DKI tidak bisa ditunda lagi karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerlukan pendamping kerja.

Duhh, ku harap PKS dan Gerindra bisa mengatasi perebutan jabatan ini dengan bijaksana. Kalau bisa sih jangan ngotot-ngototan juga, santai aja kayak di pantai. Soalnya kalau terlalu keras dan tiba-tiba mendadak lunak, kan netizen polos kayak diriku gini bisa jadi mikir yang nggak-nggak soal sajen politik. Ya khann? Lagian emang yang nentuin nama wagub roh halus, pake sajen-sajen segala? (E36)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Wiranto Pelanggar HAM?

Wiranto diduga terlibat namun bukan sebagai eksekutor, akan tetapi sebagai orang dibalik layar tragedi tersebut, hal itu dikarenakan posisinya pada masa itu sebagai Panglima...

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...