HomeCelotehPetuah Rizieq dari Padang Pasir

Petuah Rizieq dari Padang Pasir

Kecil Besar

“Ikhlas itu begini: Kau rawat kepompong hingga menjadi kupu-kupu, meski tahu bahwa semua yang bersayap akan selalu terbang.” ~Anonim


PinterPolitik.com

[dropcap]R[/dropcap]izieq Syihab atau yang sering disapa Habib Rizieq kayaknya nggak mau ketinggalan dalam menentukan capres terbaik untuk maju di Pilpres 2019. Meski sedang berada jauh di negeri Arab, beliau menyempatkan diri memberikan seruan melalui audio langsung dalam acara Ijtima Ulama yang dilakukan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama).

Hmm, kenapa nggak langsung dateng ke sini aja sih Bib? Apa udah enak ya tinggal di Arab, nyampe ogah-ogahan gitu balik ke tanah air. Nggak tahu apa eike kangen denger ceramah Habib tentang Pancasila? Hehehe.

Eh iya, tapi Alhamdulillah, rindu eike akhirnya terbayar sudah. Soalnya Habib Rizieq kembali memberikan petuah-petuah penuh gelora jiwa. Petuah-petuah soal siapa yang harus didukung dan siapa yang harus dikafirkan. Ehhh, maksudnya siapa yang jangan didukung. Duh, duh bahaya banget mulut eike. Maap gaesss… Hihi.

Pasti kalian sudah tahu kan siapa calon pemimpin negeri yang dipilih Habib Rizieq kali ini? Pokoknya kalo menurut Habib mah harus yang Islami, dan tidak menzalimi dia. Eh, menzalimi ulama maksudnya. Ckckckck.

Dalam pidatonya yang penuh rasa optimisme, Rizieq mengajak para partai untuk bergabung dalam koalisi keumatan dan belajar dari Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Jadi gimana nih Bib? Partai-partai Islam seperti PKS, PAN, dan PBB, yang kemarin diundang harus mengusung Prabowo gitu? Hmm, nganu, emang Prabowo berasal dari partai Islam ya? Apa sekarang Gerindra sudah berubah menjadi partai yang berlandaskan Islam? Eike cuma nanya lho ya, soalnya PBB yang jelas-jelas Islami belum diajak berkoalisi nih sama yang Habib dukung. Hoho.

Habib Rizieq juga bertitah dari negeri padang pasir untuk belajar dari Pilkada DKI di mana tekad berkorban mampu mengalahkan calon petahana yang dibantu konglomerat.

Oh, jadi petahana yang dulu itu nggak didukung karena dibantu konglomerat?Eike ingetnya dulu Habib bilangnya jangan mau dipimpin pemimpin kafir dan penista agama, bukan begitu?

Waduhh, kalau tiap pemilu ngangkatnya isu SARA, bisa-bisa negeri kita yang asalnya sudah berbeda suku bangsa bisa terpecah belah dong ya. Habib jangan gitu-gitu amat dong ahh. Kasian rakyat yang harus gondok-gondokan sama saudaranya sendiri cuma karena beda pilihan. Ckckckck

Terakhir, si Habib juga berpesan nih gaes, agar pasangan capres-cawapres yang diusung tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama. Dia juga meminta kontrak politik antara keputusan parpol dan ulama.

Nah, para ulama kan sudah memutuskan nih akan pilih siapa. Kalo pilihanmu sama nggak dengan rekomendasi para ulama ini? (E36)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...