HomeCelotehPerang ‘Kage’ di Pilgub Jatim

Perang ‘Kage’ di Pilgub Jatim

Kecil Besar

“Cak Imin (Muhaimin Iskandar) akan turun, Ibu Mega turun, Pak Prabowo turun. Seluruh kekuatan kita maksimumkan, karena Jatim ini adalah basis pertarungan bagi kami.” ~ Sekjen DPP PKB, Abdul Kadir Karding.


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]ilkada Jawa Timur memang cukup menyedot perhatian publik. Gimana gak? Lha wong banyak Ketua Umum Partai pengusung yang langsung “turun gunung” mendukung Pasangan Calon (Paslon) Gubernurnya. Seperti dukungan yang diberikan untuk Paslon Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarnoputri. Tsadeest.

Tuh liat aja, tiga ketua umum partai seperti Megawati Soekarnoputri dari PDIP, Prabowo Subianto dari Partai Gerindra, dan Muhaimin Iskandar dari PKB, turun gunung langsung untuk mendukung Gus Ipul & Puti. Meski agak lebay sih keliatannya, tapi worthed lah ya buat dilakukan. Dari pada kalah dan menyesal belakangan karena gak dukung maksimal. Sakitnya tuh di sini.

Pasalnya, Paslon lain seperti Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak juga melakukan strategi yang sama. Ketum Partai pengusung mereka juga ikut terjun langsung ke lapangan bantu kampanye loh.

Seperti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (Ketum Partai Demokrat), Airlangga (Ketum Golkar), Rommy (Ketum PPP), Surya Paloh (Ketum NasDem), dan Oesman Sapta Odang (Ketum Hanura).

Ibarat film animasi anak, anime Naruto, mereka para Ketum Partai ini udah kayak para Kage (Pemimpin) dari berbagai desa ninja. Dan dalam Pilkada 2018 nanti, para Kage ini ramai-ramai terjun ke lapangan unjuk gigi, saling beradu jurus.

Jurus siapa yang paling ampuh? Ya kita liat aja nanti ya. Yang pasti jurusnya itu harus bisa bikin klepek-klepek calon pemilihnya nanti. Emangnya jurus pelet Jaran Goyang ya, hahaha.

Anggap aja Ibu Megawati pendukung Paslon Gus Ipul dan Puti sebagai Tsunade (Hokage dari Desa Konoha). Dan SBY pendukung Khofifah dan Emil sebagai Raikage dari Kumogakure.

Sudah pasti bakal seru Pilkada Jawa Timur. Masyarakat yang mengidolakan kedua orang ini pasti akan secara otomatis manut pada pilihan dukungan junjungannya itu. Kok serasa di-genjustu gitu ya, hahaha.

Dapet dukungan dari orang nomor satu di Partai, bukan lantas bisa lenggang kangkung begitu aja. Mesin partai juga tetap harus kerja keras se-efisien mungkin untuk meningkatkan perolehan suara. Ya jangan ngandalin para Kage aja, eh Ketum Partai maksudnya. Wadezig.

Masalahnya nih ya, seandainya udah didukung tapi masih kalah juga, mmm, malu abis itu pastinya. Mau dikemanain muka para Ketua Umum Partai pengusung? Bisa amsyong, buahahahaha. (K16)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...