HomeCelotehPemerintah ‘Sengaja’ Lakukan Malpraktik?

Pemerintah ‘Sengaja’ Lakukan Malpraktik?

Kecil Besar

“Terpuruknya sektor pertanian kita tak lepas dari absennya regulasi dan kebijakan yg memihak petani.”


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]rogram swasembada pangan sudah menggema sejak  Jokowi – JK meraih kemenangan di Pilpres 2014. Bahkan, program ini juga katanya digadang-gadang bisa meningkatkan ketahanan pangan.

Tapi kayanya harapan itu akan pupus. Lah kenapa emang? Ya kondisinya aja sekarang berbanding terbalik.

Pemerintah berperan jadi si pemberi harapan, tapi Pemerintah juga yang menghapuskan harapan itu, weleeeeh weleeeeh.

Awalnya sih katanya yakin bisa swasembada pangan lagi, sampai sekaliber Menteri Pertanian yakin tak akan ada lagi impor beras sampai April 2018 nanti.

Weleeeh weleeeeh, apalah daya tangan tak sampai. Akhir Januari 2018 ini, Pemerintah akan mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton alias 500 juta kilogram yang dipasok dari Thailand dan Vietnam.

Etttt sebentar deh, kok ada yang aneh dan menggelitik gitu ya? Apa ya kira – kira? Weleeeeh weleeeeh. Kok Pemerintah mau impor beras sih, apalagi jumlahnya 500 ribu ton. Ah ga salah tuh sebanyak itu?

Ya kalau misalnya harga perkilogramnya itu Rp 9.000 dan impornya 500 ribu ton beras, itu nilainya sudah mencapai RP 4,5 triliun lho. Weleeeeh weleeeeh.

Kalau gitu sih, bener banget kalau Pemerintah cuma cuap-cuap mengklaim kesuksesan mengelola swasembada pangan. Faktanya? Suka manis di awal dan pahit di akhir, weleeeh weleeeeh.

Pemerintah juga sepertinya tak siap dengan swasembada pangan yang digaungkannya sejak awal. Dan alangkah lucunya negeri ini, para pembantu Presiden kalang kabut mencari penyebab kenaikan harga beras. Hadeuuuhhhh.

Et gimana ini ya? Makanya Presiden itu jangan cuma akomodir Menteri ‘titipan’ partai aja, ups keceplosan, weleeeeh weleeeh.

Wedeeewww, kan mereka masih bingung kenapa harga bisa naik, lah kok tiba-tiba pengen impor beras sih. Sehat?

Apalagi jumlah impornya bikin geleng-geleng, weleeeh weleeeh. Terus langkah impor emang bisa jadi solusi untuk nurunin harga seketika?

Apa kabar para petani yang memasuki panen raya? Hmmm, dipikirkan ga ya?

Apakah ini model dari malpraktik kebijakan? Entahlah. Kalau dari segi putusan kebijakan aja salah, ah sudahlah, weleeeh weleeeh.

Katanya punya Satgas Pangan, nah itu dong dimaksimalkan tugasnya. Kalau urusannya jadi begini kemana coba Satgasnya? Kemana hayoooo? Masa mau mengulangi kesalahan yang sama lagi. Weleeeeh weleeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Jokowi Ditagih Buruh

"Marsinah adalah sebuah cermin perlawanan buruh dalam bibit tumbuhnya gerakan buruh." ~Munir PinterPolitik.com Tiap hari bersimbah peluh dan menahan keluh, buruh hanyalah golongan pesuruh dengan upah...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...