HomeCelotehParpol “Palak” Pemerintah?

Parpol “Palak” Pemerintah?

Kecil Besar

“Duniaku bukan jabatan, pangkat, gaji, dan kecurangan. Duniaku bumi manusia dengan persoalannya.” ~Pramoedya Ananta Toer


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]da wacana untuk menganggarkan biaya saksi ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Wacana ini pun disambut baik oleh beberapa partai politik, baik di kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno maupun Joko Widodo-Ma’ruf Amin, karena ada banyak saksi yang harus dibiayai parpol di setiap TPS.

Jadi ceritanya, parpol-parpol ini merasa terbebani dengan biaya saksi. Ternyata Komisi II DPR RI melihat tidak semua parpol peserta Pemilu punya dana yang cukup untuk membiayai saksi. Lumayan kan kalau ditampung pemerintah bisa menghemat. Uangnya bisa dipakai buat kampanye.

Usulan tesebut diklaim telah disetujui oleh 10 fraksi DPR. Komisi II juga sudah mengajukan anggaran tersebut ke Badan Anggaran (Banggar) DPR. Namun demikian, total anggaran yang nantinya akan dialokasikan tergantung dari ketersediaan uang negara.

Wah, tumben banget nih ya pada kompak. Kenapa nggak dalam semua hal aja sih kalian merasa senasib sepenanggungan? Kan jadi damai. Hehehe.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon termasuk yang amat sangat sepakat dengan wacana tersebut. Masa buat pertemuan tahunan IMF-World Bank aja rela mengeluarkan Rp 1 triliun, buat suara rakyat disayang-sayang?

Nah, betul banget. Saya sebagai rakyat juga perlu disayang-sayang dong! Ehhhmaap jadi ngegas. Wkwkwk.

Apakah pemerintah perlu memberikan anggaran untuk membiayai sakti pemilu? Share on X

Fadli menyoroti kalau biaya saksi merupakan salah satu persoalan besar. Saksi itu kan elemen penting dalam menjaga keselamatan suara rakyat di TPS. Makanya, pemerintah perlu membantu beberapa persen dalam mengalokasikan dana saksi dari parpol di APBN.

Tapi gimana dong ya, Sebelumnya Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani sudah menyatakan pemerintah tidak akan mengeluarkan anggaran untuk dana saksi. Coba baca-baca lagi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang jadi acuan pemerintah.

Baca juga :  Jersey Oranje Pengubur Luka Sejarah?

Ketua Badan Anggaran DPR Azis Syamsudin mengaku pihaknya akan terus mencari jalan agar dana saksi untuk partai politik pada pemilu serentak 2019 dapat dibiayai APBN meski ditolak pemerintah.

Wah, kira-kira perlu revisi undang-undang pemilu lagi nggak nih? Telat ya? Lagian dari kemarin kemana aja, kok baru kepikiran sekarang? Kebiasaan nih, otaknya bekerja hanya menjelang pemilu. Ups.. (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...