HomeCelotehMujur Akibat Korupsi KTP-el

Mujur Akibat Korupsi KTP-el

Kecil Besar

“Mega korupsi KTP-el menjerat para petinggi negara ikut tercydukkk. Tapi anak SMK ini dapat keberuntungan dari kasus ini”


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]ramanya belum selesai. Kabar terakhirnya, Ketua Parlemen udah ikut mendekam dibalik jeruji besi. Jangan sedih, Papa. Semoga betah di rumah barunya ya.

Kasus yang menggurita dan merugikan negara triliunan rupiah ini, membuat berbagai pihak menjadi ketakutan tertangkap akibat keterlibatannya.

Tapi, ada pihak yang justru ‘memanfaatkan’ kasus megakorupsi KTP-el ini untuk mendapatkan keuntungan yang sebenarnya tidak diharapkan.

Hmmmm, inget ya, keberuntungan yang tidak diharapkan. Keuntungan ini bukan untuk menertawakan penderitaan para tersangkanya, lho. Dan peristiwa ini juga bukan kesengajaan. Jadi harap dimaklumkan lah ya.

Ceritanya, ada seorang siswi SMK di Jawa Tengah yang menjadi pihak paling mendapatkan keuntungan dari adanya kasus megakorupsi KTP-el.

Andai kasusnya dipadukan, kesedihan para keluarga tersangka akan terlihat sangat kontras dengan senyum sang siswi yang seolah-olah mendapatkan durian montong jatuh.

Emang siswi ini dapat untung apaan sih? Sampai bawa-bawa buah surga segala?

Sebagai warga yang dirugikan, seharusnya kita kesel gara-gara uangnya dikorupsi. Padahal masih banyak warga Indonesia yang belum juga punya KTP-el. Tapi gara-gara membawa-bawa masalah ini, ia malah ikut dapat untung. Sungguh aneh ya ini anak.

Jadi gini ceritanya, si siswi ternyata mendapat kemujuran karena memberikan pertanyaan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang diduga terlibat kasus megakorupsi KTP-el.

Karena ada isu sumbang tapi nyaring yang mengatakan kalau keterlibatan Pak Ganjar itu benar adanya. Hayoooo, siapa ya yang ngomong kayak gitu?

Apakah Pak Ganjar merasa tertonjok dengan pertanyaan itu? Oh ternyata enggak tuh. Pak Ganjar justru menjawab dengan senang hati, bahkan memperlihatkan bukti berkas berita acaranya kepada siswi ini.

Ga tanggung-tanggung, Ganjar pun mengapresiasi keberanian dan kritisnya si siswi dengan mempertanyakan keterlibatan Gubernurnya pada kasus korupsi penuh kontroversi itu. Mantul ah, mantap betul hehehe.

Selain itu, Pak Ganjar juga mengaku bersyukur karena berkat siswi ini, ia bisa menjelaskan pokok persoalan dan isu yang menerpanya pada warga. Sebab apa yang dibawa oleh kabar itu adalah tidak benar.

Gara-gara Pak Ganjar merasa senang, akhirnya siswi ini diberikan hadiah berupa laptop dan buku. Ahahahay enak sekali ya siswi ini. Laptop, gitu lho. Kalah deh hadiah sepedanya Pak Jokowi.

Jadi ketika orang lain pusing nyinyirin kasus KTP-el di medsos dan ga dapat apa-apa, eh yang konfirmasi langsung ke tersangkanya malah bisa bawa pulang laptop baru. Selamat ya! (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...