HomeCelotehMenebak Jokowi-Zulkifli Tidak Kompak

Menebak Jokowi-Zulkifli Tidak Kompak

Kecil Besar

“Sungguh mati aku jadi penasaran,” – Rhoma Irama, Penasaran


Pinterpolitik.com

Sepertinya, sekarang ini lagi musim banget ya politisi besar ketemu politisi lainnya. Ketum-ketum parpol nampaknya jadi sangat rajin melakukan silaturahim ke politisi lainnya. Nah, salah satu yang baru-baru ini melakukan kunjungan semacam ini adalah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Layaknya pimpinan-pimpinan partai lain, Pak Zulkifli ini juga memiliki kesempatan untuk bertemu dengan Presiden Jokowi. Wah, ada angin apa nih Pak Zulkifli ketemu Pak Jokowi? Jangan-jangan mau ikut-ikutan langkahnya Prabowo Subianto dan Gerindra ya?

Jadi, kan sebelum Pak Zulkifli ini ketemu Pak Jokowi, Pak Prabowo udah lebih duluan berjumpa dengan sang presiden. Nah, berdasarkan pertemuan itu, Pak Jokowi tidak menampik bahwa ada pembicaraan terkait dengan koalisi.

Karena ada indikasi semacam itu, kita jadi bertanya-tanya dong, apakah perkara koalisi juga jadi salah satu yang jadi bahasan dua tokoh nasional. Kalau kata Pak Jokowi sih, ada pembicaraan tentang PAN masuk kabinet, meski memang belum final. Cie, Pak Zulkifli.

Eh, tapi ternyata pernyataan berbeda justru dilontarkan oleh Pak Zulkifli. Mantan Menteri Kehutanan ini kan ngomong lebih dahulu di hadapan wartawan, nah dia bilang tidak ada tuh pembicaraan terkait dengan wacana PAN masuk kabinet. Wah, kok beda gini sih?

Kok bisa ya Pak Zulkifli dan Pak Jokowi ini memberi pernyataan berbeda di hadapan para pewarta? Apakah mereka ini gak kompak atau kurang briefing ini sebelum keluar ruangan dan bertemu jurnalis?

Sebenarnya ada pertanyaan lebih liar lagi nih dari sikap kurang kompak dua tokoh tersebut, jangan-jangan memang PAN ini benar-benar tidak akan masuk ke dalam koalisi Pak Jokowi?

Baca juga :  Gibran "Ban Serep" yang Ngarep?
Jadi gimana nih, Pak Jokowi dan Pak Zulkiflli, jadi koalisi gak? Share on X

Jadi, selama beberapa waktu terakhir, Pak Zulkifli ini kan sering melontarkan ucapan bahwa dia siap mendukung Pak Jokowi tanpa syarat. Selain itu, Pak Zulkifli ini meski mendukung Prabowo di Pilpres 2019, memang tergolong membuka diri untuk berkomunikasi dengan Pak Jokowi.

Meski demikian, belakangan ini santer beredar kabar bahwa PAN akan meneguhkan diri sebagai oposisi untuk lima tahun ke depan. Cie, PKS sekarang gak jomblo lagi ya jadi oposisi.

Nah, sikap PAN yang kemungkinan jadi oposisi ini mungkin aja jadi penyebab Pak Jokowi dan Pak Zulkifli gak kompak saat ditanya soal koalisi. Mungkin aja Pak Jokowinya terbuka, tapi ada pertimbangan lain di internal PAN soal perkara ini.

Ya udah deh, kalau memang benar PAN jadi oposisi, kita sebagai masyarakat bisa  senang sedikit nih. DI parlemen nanti, jadi ada yang bisa bersuara keras kalau ada kebijakan pemerintah yang dirasa kurang pas. Kita tunggu aja nih, kiprah Pak Zulkifli dan PAN di waktu-waktu mendatang. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...