HomeCelotehMegawati Lindungi ‘Preman’

Megawati Lindungi ‘Preman’

“Mbak Risma ini sebenarnya Wali Kota atau preman? Wali Kota kok gini, lelaki atau perempuan? Kalau lihat mobil dinasnya isinya ada cangkul, sepatu, cetok, dan lainnya.” ~ Megawati Soekarnoputri


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]etua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) Perjuangan Megawati Soekarnoputri sangat senang kalau kadernya sukses memimpin suatu daerah, apalagi bisa melahirkan pemimpin yang dicintai masyarakatnya.

Seperti sosok Tri Rismaharini, Walikota Surabaya yang kata Megawati merupakan sosok kader PDI Perjuangan yang dicintai saat menjadi Walikota Surabaya.

Tapi, kekaguman Megawati kepada Risma ternyata bukan hanya tentang kepemimpinannya yang merakyat, tapi juga karena sikap Risma yang seperti preman alias suka marah – marah.

Waduhhh, memangnya Risma kayak preman apa ya? Kan engga, weleeeeh weleeeh.

Kayaknya perumpamaan Megawati kurang tepat kalau menyebut Risma itu preman, apalagi katanya mending ganti nama jadi Rismo, karena garang saat memarahi kalau ada sesuatu yang janggal di Surabaya.

Ahhh syudahhlah, tapi yang menariknya lagi, isi dari mobil dinasnya Risma itu terdapat cangkul dan alat yang lainnya. Weleeeh weleeeh, kan itu mobil dinas Walikota bukan mobil peralatan tukang kan? Uppsss, tapi katanya alat ini disiapkan kalau Risma mau membersihkan atau menata taman secara dadakan, hmmm.

Belajar dari pengalaman, mungkin masih terekam dalam ingatan, waktu itu di Surabaya ada pembagian es krim gratis tapi malah dimaki habis – habisan oleh Risma.

- Advertisement -

Nah loh, kan baik banget itu membagikan es krim gratis, upppsss, bukan persoalan es krimnya, tapi akibat membludaknya warga Surabaya datang mengambil es krim gratis, taman kota di Surabaya menjadi rusak terinjak – injak.

Waduhhh, kalau begini sih wajar aja ngamuk. Nah gaya ngamuk begini nih yang disukai Megawati. Apalagi pas Risma blusukan melihat proses pembuatan KTP-el dan dokumen kependudukan yang ternyata lamban dan menyusahkan warga.

Baca juga :  Operasi Demokrat Selamatkan Anies?

Santapan empuk buat Risma untuk ngomelin petugas yang memperlambat, weleeeh weleeeh. Oh gaya kepemimpinan begini toh yang disukai sama Megawati.

Pantes aja ya gaya kepemimpinan Ahok yang marah – marah juga disukai. Emangnya kalau mau diusung dan dipilih Megawati jadi Kepala Daerah harus belajar jadi pemarah dulu ya? Weleeeh weleeeh.

Mungkin kalau Megawati ingin kadernya itu lebih sukses lagi, kayaknya kriteria pemarah jangan jadi pertimbangan lagi deh.

Begitu kalau saran dari Lao Tzu, karena kalau ingin menjadi petarung terbaik, maka petarung itu tidak boleh marah, hmmm gitu toh, weleeeh weleeh. (Z19)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Membaca Pengaruh Jokowi di 2024

Lontaran ciri-ciri pemimpin yang pikirkan rakyat seperti kerutan dan rambut putih dari Jokowi jadi perbincangan. Inikah cara Jokowi relevan di 2024?

Zulhas dan Bisnis Jastip Menjanjikan

Nama Mendag Zulkifli Hasan (Zulhas) disebutkan Prof. Karomani soal kasus penitipan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila).

PDIP Bakal Gabung KIB?

“Jadi warnanya tidak jauh dari yang ada di bola ini (Al Rihla)” – Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar PinterPolitik.com Demam Piala Dunia 2022 Qatar rupanya...

Saatnya Jokowi Tinggalkan Relawan “Toxic”?

“Kita gemes, Pak, ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak” –  Benny Rhamdani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)  PinterPolitik.com Si vis...

Saatnya Ganjar Balas Jasa Puan?

“Ganjar itu jadi Gubernur (Jateng) jangan lupa, baik yang pertama dan kedua itu, justru panglima perangnya Puan Maharani,” –   Said Abdullah, Ketua DPP...

PDIP vs Relawan Jokowi, Rebutan GBK?

Usai acara Gerakan Nusantara Bersatu di GBK, PDIP tampak tidak terima relawan Jokowi bisa pakai GBK. Mengapa GBK jadi semacam rebutan?

PDIP Takut Jokowi “Dijilat”?

“PDI Perjuangan mengimbau kepada ring satu Presiden Jokowi agar tidak bersikap asal bapak senang (ABS) dan benar-benar berjuang keras bahwa kepemimpinan Pak Jokowi yang kaya...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...