HomeCelotehLima Jenderal Berebut Tahta

Lima Jenderal Berebut Tahta

Kecil Besar

“Bahwa politik tentara adalah politik negara, politik TNI adalah politik negara. Loyalitas TNI adalah loyalitas negara,” tutur Presiden Jokowi.


PinterPolitik.com

[dropcap]C[/dropcap]eritanya tak lagi sama antara dahulu dengan era kekinian. Awalnya, pengambilan jabatan strategis di ranah sipil oleh para pihak militer menjadi salah satu solusi.

Namun, kini nuansa itu tak terlalu seperti dahulu.

Kiranya karena apa ya? Untuk era kekinian, ‘gigi’ calon kepala daerah dari kalangan sipil dan militer cenderung sama. Tak ada daya tarik seperti dahulu. Jadi buat apa sebenarnya para Jenderal ini masuk ranah politik praktis? Weleeeeh weleeeeh

Panggilan kemanusiaan atau ada yang bisiki? Hmmm, siapa tuh? Kalau ga tokoh penting ya pasti partai politik. Digoyang teruss, ayolaaah maju di Pilgub, Pilwalkot atau Pilbup. Weleeeeh weleeeeh

Pasalnya lima Jenderal TNI/Polri ini masih aktif dan bahkan punya jabatan strategis sekali. Alhasil, apakah popularitas sebagai petinggi TNI/Polri bisa mengantarkan masyarakat mau memilihnya di kontestasi politik nanti? Entahlah, tak ada yang menjamin.

Pertama, Edy Rahmayadi, Pangkostrad sekaligus Ketua Umum PSSI yang menyatakan kesiapannya maju di Pilgub Sumatera Utara. Hmmm, jabatannya banyak juga ya. Weleeeh weleeeeeh

Sedang empat jenderal lainnya, sepertinya sih cuma mau sambil menyelam minum air. Pasalnya, mereka diuntungkan karena sempat menjabat sebagai Kapolda. Jadi jabatan ini diperkirakan akan memuluskan jalannya menjadi Kepala Daerah.

Jadi kepala polisi daerah aja sudah, nah kini saatnya jadi kepala daerah weleeeeh weleeeeh

Kapolda dan mantan Kapolda mana aja yang akan  maju menjadi Kepala Daerah? Mereka adalah para perwira yang sempat berkuasa di Kalimantan Timur, Jawa Barat, Maluku, dan Sumatera Utara.

Hebatnya, biasanya tren militer yang terjun politik biasanya sih para petinggi TNI/Polri yang akan memasuki pensiun. Kalau sekarang lebih unik, sebab kelima Jenderal ini masih aktif dan punya jabatan strategis. Hmmm, nanti dikira haus jabatan lagi wkwk.

Kira-kira motivasi dan latar belakang apa ya yang dapat menggoyah para prajurit untuk masuk menjadi pemimpin di ranah sipil?

Jenis lobby partai politik bagaimana ya yang digunakan? Kok bisa sukses mendorong para petinggi TNI/Polri tersebut masuk jadi petarung di Pilkada? Weleeeh weleeeh. (Z29)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...