HomeCelotehKemendagri ‘Gerogoti’ Netralitas Polri

Kemendagri ‘Gerogoti’ Netralitas Polri

Kecil Besar

 “Jangan sok netral! Tiada yang sehebat itu.” ~ Toba Beta


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]ata siapa bersikap netral itu tak memiliki keberpihakan? Hmm, salah besar. Justru sikap netral itu berpihak, namun berpihak untuk tak berada dalam pilihan manapun.

Bingung kan? Nah inilah yang dijadikan salah satu dalil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengimpor Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur dari Kepolisian.

Ya setidaknya, Polri berpihak ke Pemerintah lah. Ettt, tunggu dulu ya, jangan lupa Pemerintah itu dipimpin partai politik pemenang, secara otomatis kalau Polri berpihak ke pemerintah, Polri juga berpihak pada partai pemenang yaitu PDIP. Eeeettt, ketahuan deh. Weleeeeh weleeeeh.

Tapi kan secara hakikatnya, Polri harus berada pada posisi netral, tak berpihak ke sana kemari. Weeeww! Makanya, karena harus netral, dicarilah akal-akalan bentuk lain melalui Kemendagri, weleeeeh weleeeeh.

Ah, syudaaaahlah. Makanya jangan aneh ada putusan Kemendagri ingin menjadikan petinggi Polri jadi Plt Gubernur. Sik asiiikkkkkk.

Di tahun politik 2018 hingga 2019, aroma netralitas Polri pun patut dipertanyakan, karena PDIP sudah memberikan sinyal yang amat jelas dengan mengusung para Jenderal Polri sebagai calon kepala daerah di beberapa wilayah.

Ketentuannya gimana sih, apakah Polri diperbolehkan masuk ke dunia politik praktis? Tidak! Tapi, kalau sudah mengundurkan diri dari Polri, silahkan. Itu prinsipnya.

Tapi seharusnya sih, mengundurkan diri dulu baru mencalonkan diri. Pastinya harus ada dong, komunikasi politik sejak sebelum mengundurkan diri ke petinggi Polri.

Selain godaan, ada lobi atau komunikasi dulu kan? Weleeeeh weleeeeh, gimana coba mau menjunjung tinggi netralitas. Weeewww!

Aromanya sudah tercium ya, kiranya Polri netral atau tidak. Faktanya, tahu sendiri kan siapa saja yang mengusung Polri. Apalagi arahnya sudah jelas, ke Partai Banteng semuanya.

Terlebih lagi, Kemendagri yang notabene Menterinya dari Partai Banteng mengeluarkan wacana Plt Gubernur yang diisi para Jenderal Polisi.

Aturan darimana? Hmmm, sepertinya sih Mendagri akal-akalan aja. Alasannya karena pegawai Kemendagri eselon 1 itu sudah habis persediaannya. Emang dari pejabat Pemerintah Provinsinya ga ada ya? Hmmm, sampe – sampe harus ‘menggerogoti’ netralitas Polri. Weleeeeh weleeeeh.

Sampai kapan mau ‘gerogoti’ netralitas Polri? Sampe jadi pemenang Pemilu lagi?

Cari akal-akalan yang lebih keren dong, jangan yang mudah terbaca. Pake bahasa kode kek wkwkwk. Weeewwww! (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...