HomeCelotehJokowi-Puan Baperan

Jokowi-Puan Baperan

Kecil Besar

Puan Maharani mendukung rencana Jokowi untuk mengirim Ketua BEM UI  Zaadit Taqwa ke Asmat. Segitu aja kok baper?


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]ksi Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Zaadit Taqwa yang memberikan ‘kartu kuning’ kepada Jokowi menjadi buah bibir. Ada yang menyayangkan aksi tersebut. Ada juga yang menganggap itu sebagai hal yang wajar. Lalu gimana tanggapan dari Jokowi sendiri?

Jokowi justru berencana mau mengajak ketua dan anggota BEM UI ke Asmat untuk melihat secara langsung kondisi di sana. Hm, apakah harus sampe segitunya atau ikutan-ikutan baper nih? Wkwkwk.

Rencana Jokowi turut didukung oleh  Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Nah, ini lagi. Jangan-jangan bapernya kompak dengan Pak Jokowi nih? Upsss, just kidding, hehehehe.

Bukannya bermaksud untuk membela mahasiswa-mahasiswa tersebut ya, tapi apakah perlu mereka dikirim ke Asmat? Apakah dengan berkunjung ke sana masalah gizi buruk di Asmat langsung mendadak hilang seketika, gitu? Mimpi di siang bolong itu namanya.

Jadi menurut saya nggak perlu ketua dan anggota BEM UI dikirim ke Asmat. Justru pemerintah yang harus berpikir bagaimana caranya untuk menyelesaikan masalah di sana dan masalah-masalah lain yang tengah melanda negeri ini. Anggap aja insiden ‘kartu kuning’ tersebut sebagai masukan bagi pemerintah untuk berbenah. Katanya pemimpin negara yang menganut paham demokrasi, masa cuma dikritik bentar langsung tersinggung? Edededehhhh, plisss dehhh.

Nah, sebenarnya aksi ketua BEM UI juga ternyata menjadi bahan nyiyiran Bang Denny Siregar. Kelihatannya Bang Denny juga masuk dalam deretan orang yang baper akibat insiden ‘kartu kuning’ tersebut. Saking bapernya, Bang Denny lantas memaparkan satu per satu keberhasilan dari A sampai  Z, eh maksudnya dari tahun 2015 hingga kini. Nggak ada salahnya sih, itu bukti nyata bahwa pemerintahan Jokowi punya kinerja yang positif.

Baca juga :  Jebakan Logika Bedah Kasus Nadiem?

Nah, kalau gitu, aksi Ketua BEM UI itu salah dong atau gimana?

Mungkin dari segi penyampaiannya dianggap kurang kurang sopan karena dilakukan di momen yang kurang tepat, tapi kalau soal isi kritikannya saya pikir sah-sah aja. Itu justru menandakan bahwa mereka menaruh perhatian besar bagi perkembangan dan kemajuan bangsa ini.

Udahlah Bang, nggak usah dibesar-besarin. Anggap aja itu hanya percikan kecil, ntar juga padam sendiri kok. Toh kita juga nggak bisa memungkiri kalau pemerintah saat ini masih banyak pe-ernya. Jadi wajar dong kalau dikritik oleh adek-adek kita dari UI. Kritikan tersebut nggak usah dianggap sebagai ancaman, tapi dianggap sebagai masukan yang baik supaya kinerja pemerintah ke depannya lebih baik lagi.

Kayaknya sekali-kali kita perlu ngopi bareng untuk saling tukar pikiran. Eh, tapi sebenarnya kopi nggak baik untuk kesehatan lho. Gimana kita ganti dengan susu aja, Bang? (K-32)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

PDIP dan Gerindra Ngos-ngosan

PDI Perjuangan dan Gerindra diprediksi bakal ngos-ngosan dalam Pilgub Jabar nanti. Ada apa ya? PinterPolitik.com Pilgub Jabar kian dekat. Beberapa Partai Politik (Parpol) pun mulai berlomba-lomba...

Arumi, ‘Srikandi Baru’ Puan

Arumi resmi menjadi “srikandi baru” PUAN. Maksudnya gimana? PinterPolitik.com Fenomena artis berpolitik udah bukan hal baru dalam dunia politik tanah air. Partai Amanat Nasional (PAN) termasuk...

Megawati ‘Biro Jodoh’ Jokowi

Megawati tengah mencari calon pendamping Jokowi. Alih profesi jadi ‘biro jodoh’ ya, Bu? PinterPolitik.com Kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu laksana lilin yang bernyala. Lilin...