HomeCelotehJokowi: Mana Ukhuwah Kita?

Jokowi: Mana Ukhuwah Kita?

“Bangunlah suatu dunia dimana semua bangsanya hidup dalam damai dan persaudaraan.” ~Soekarno


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]residen Joko Widodo sedang gencar sekali ikut bagi-bagi sertifikat tanah. Rajin banget gitu. Terakhir doi bagi-bagi sertifikat di Jakarta Timur. Ya, katanya doi sedang mengejar target 7 juta sertifikat pada 2018.

Gitu dong, makin dekat pemilu, makin gencar cetak prestasi. Makin rajin menunjukkan kinerja. Kan mantap. Dari pada sibuk berkata-kata kasar yang kontroversial. Omongan sontoloyo, genderuwo dan ancaman soal tabok-tabokan Bapak itu bikin panas masyarakat loh. Ya, tapi maklum sih, namanya juga manusia ya, kadang ada kesalnya juga. Baik terus nanti dikira pemimpin boneka ya nggak? Wkwkwk.

Eh tapi kemarin aku juga sempet denger loh kekhawatiran Bapak. Soal maraknya masyarakat kita yang saling sikut hanya karena berbeda pilihan di Pilpres 2019. Tapi emang bener Pak, sampai yang satu pengajian nggak mau sapa-sapaan!

Waduhh, gawat banget. Itu baru beda pilihan capres ya, belum beda yang lain. Terus juga yang nggak kalah ngeri, masa di pengajian bukannya dapat ilmu malah dapat musuh hanya karena Pilpres? Ckckckck.

Pilpres itu momen pemilihan pemimpin. Bukan momen bagi-bagi kebencian ya... Click To Tweet

Kayaknya para kawan-kawan sekalian harus dengar nasihat Pakde yang satu ini deh. Pilpres itu memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap persatuan dan kesatuan bangsa. Katanya negara demokratis. Tapi tiap pemilu berantem. Malu dong ah

Kadang ku bertanya-tanya loh, kapan ya masyarakat kita bisa lebih dewasa dalam berpolitik? Biar kalau ada berita hoaks itu nggak langsung percaya. Biar kalau demo itu nggak ricuh. Biar nggak dikit-dikit mengkafirkan saudara seagamanya. Ngeri gitu loh…

Baca juga :  Ketika Indonesia Dipimpin Populis

Tapi ya kalau dipikir-pikir, kadang elite politiknya juga sih yang mancing keributan. Tidak mencontohkan hal yang baik ke rakyat. Bisa aja kan ternyata rakyat kita tak sengaja diadu domba karena politikusnya juga membuat panas.

- Advertisement -

Gaes, dengerin deh kata presiden. Pilpres itu hanya kontestasi politik, hal yang biasa dan tidak perlu dilebih-lebihkan. Persatuan kita tuh lebih berharga dari gelaran lima tahunan. Mana ukhuwah kita? Di mana gaes? (E36)

spot_img

#Trending Article

Rocky Sebenarnya Fans Luhut?

Momen langka terjadi! Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya bertemu langsung dengan pengkritik terpedasnya, yakni Rocky Gerung.

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Puan Capres Kok Moody-an?

“Mbak Puan kaget, 'Lho, kok kamu yang memegang kaos?', Mbak Puan itu bertanya bukan marah.” – Said Abdullah, Ketua DPP PDIP PinterPolitik.com  Video yang memperlihatkan Ketua DPP PDIP Puan...

Prabowo Guru BP Andika-Dudung?

“Ini semua menjadi rahasia umum Pak, rahasia umum. Jenderal Andika, di mana ada Jenderal Andika tidak ada KSAD” – Effendi Simbolon, anggota Komisi I...

Kasus Lesti-Billar, Begini Tanggapan Lesti

Lesti Kejora laporkan suaminya, Rizky Billar, atas kasus KDRT setelah diduga ketahuan selingkuh. Mengapa fenomena ini begitu marak?

G30S, Kok Gatot Diam Saja?

Peristiwa 30 September telah terjadi pada 57 tahun lalu, yakni 1965. Gatot Nurmantyo biasanya muncul ke publik peringatkan bahaya PKI.

Menanti Dansa Puan-Ganjar

Ganjar Pranowo sebut Megawati beri arahan agar kepala daerah tidak dansa politik. Padahal, Puan dan Ganjar perlu berdansa politik untuk PDIP.

Nadiem and the Shadow Organization

Penjelasan Mendikbudristek Nadiem Makarim soal shadow organization tuai polemik. Ada apa di balik organisasi bayangan Kemdikbudristek ini?

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...