HomeCelotehJokowi, Korban ‘Amarah’ Anies

Jokowi, Korban ‘Amarah’ Anies

Kecil Besar

“Kadang, aku merasa, kita seperti terjebak di lingkaran yang sama. Rasanya sangat melelahkan.”


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]residen Jokowi memiliki rekam jejak politik yang bertingkat, dimulai dari Walikota, Gubernur hingga duduk di singgasana Presiden.

Jokowi meninggalkan persoalan Jakarta yang belum selesai, bahkan periodisasinya saja belum habis. Tapi karena hasrat kekuasaan Jokowi lebih besar, mau tak mau tugas sebagai Gubernur jadi nomor sekian.

Bagi seorang pemimpin itu yang menjadi penting adalah komitmen. Kalau komitmen sudah dilanggar, apakah bisa dipercaya sebagai pemimpin?

Berkali – kali dan bisa dicek juga, Jokowi katanya pengen ngurus Jakarta, ngapain jadi Capres atau apalah, ehhh ujung – ujungnya malah dilibas juga, wadidaaww, kalau haus kekuasaan memang begini kali ya? Uhuukkk, uhuuuukkk.

Ataukah memang Jokowi sengaja ingin menjadi Gubernur DKI itu hanya sebagai batu loncatan aja untuk jadi Presiden? Apalagi kalau di DKI kan jadi sorotan media massa, otomatis bisa terkenal sesaat kayak Jokowi. Jadi pemimpin sebercanda inikah? Weleeeeh weleeeeh.

Kalau bukan karena haus kekuasaan, mengapa Jokowi rela meninggalkan Jakarta? Karena instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan lah. Masa nurut gitu aja? Ga pengen emang jadi Presiden? Ya mau lah, pas dicobain emang enak kan?

Kini Gubernur DKI sudah dipimpin oleh Anies Baswedan. Setidaknya Jokowi punya catatan kegagalan karena tidak menuntaskan kepemimpinan di Jakarta. Kalau ada jabatan lebih tinggi dari Presiden, Jokowi mau loncat lagi ga ya? Upssss.

Tentunya warga DKI sudah kecele dengan langkah politik Jokowi, makanya harus dikasih pelajaran. Ya biar tahu aja urusan Jakarta itu ga gampang, jangan dipermainkan hanya untuk loncatan jadi Presiden, ahhh syudahlah.

Akhirnya Jokowi mendapatkan balasan juga dari perbuatannya. Presiden Jokowi terjebak macet saat akan menghadiri pertemuan dengan kepala daerah. Tuhkan karma masih berlaku, biarin aja Jokowi ngerasain macetnya Jakarta tuh gimana? Emang enaaaaakkk?

Wadidaaw, coba kalau Jokowi dulu ga asal cabut aja jadi Gubernur, kan macetnya bisa dicari solusinya, makanya kelarin kalau punya tanggungjawab, weleeeeh weleeeh.

Yang apes itu Anies, dia masih harus kelarin persoalan Jakarta. Jokowi? Enak duduk – duduk jadi Presiden, hadeuuuhhh. Pantaskah Jakarta dan Gubernur sekarang marah sama Jokowi? Wajiblah, sekalian ajari tentang arti tanggungjawab. (Z19)

Baca juga :  Anies dan Dark Side of The Moon
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...