HomeCelotehJokowi, Kenapa Harus Buru-Buru?

Jokowi, Kenapa Harus Buru-Buru?

“Jika memang harus “Alon-alon asal kelakon” ~ Bayu Prasetyo


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]embangunan di era pemerintahan Presiden Joko Widodo memang terasa sekali ya. Selama hampir lima tahun ini, di Jakarta saja sudah ada kereta bandara, MRT dan Jalan tol Depok-Antasari. Belum lagi yang masih dibangun seperti LRT, kereta cepat Jakarta-Bandung, dan lain-lain. Benar-benar masif banget.

Pokoknya ya, kalau mau tanya apa aja kerjaan Jokowi, jawabannya bisa dilihat dari infrastruktur yang dia bangun. Terpampang nyata tanpa fatamorgana. Tapi apakah infrastruktur yang selama ini dibangun benar-benar dibutuhkan? Darurat banget gitu sampai harus diburu-buru?

Bukan apa-apa gaes, laporan Bank Dunia terkait infrastrutur Jokowi tuh terlihat kurang bagus. Dokumen bertajuk “Infrastructure Sector Assessment Program” (InfraSAP) yang disusun Juni 2018 lalu mengkritik kualitas proyek infrastruktur yang rendah di era Jokowi. Asal-asalan.

Udah gitu, pemerintah jadi terkesan terlalu memaksakan BUMN demi mewujudkan proyek mercusuarnya ini.

Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirman Said pun menyebut kalau model pembangunan ekonomi di rezim Jokowi ini nggak matang. Terkesan asal hanya demi menyongsong suara rakyat di Pemilu 2019.

Ya kan kalau terlihat kerja, kerja, kerja, rakyat jadi berpikir kalau presidennya itu pekerja keras. Padahal utang negara mah nambah terus. Lagi pula kerja diburu-buru gitu emang hasilnya efektif?

Jangan kerja, kerja, kerja, hanya demi nafsu jabatan. Pemimpin yang baik itu kerja ikhlas... Click To Tweet

Misalnya saja proyek jalan tol Trans Jawa dan kereta api cepat Jakarta-Bandung, menurut Sudirman, itu merupakan contoh model pembangunan ekonomi yang dilakukan dengan pendekatan pragmatis.

- Advertisement -

Kalau kata Sudirman, kelihatan banget kalau seolah-olah agenda pembangunan ekonomi itu dikaitkan dengan agenda pemilu. Agar supaya di akhir periode pertama tinggal sibuk upacara peresmian, citra bapak pembangunan naik, padahal kita belum tentu butuh.

Baca juga :  Ronaldo-Messi Belajar ke Jokowi-Prabowo?

Jokowi sendiri juga sudah pernah mengakui sih, kalau apa yang dilakukannya salah satunya emang biar dipilih lagi. Tapi kan nggak membabi buta juga. Kalau terencana dengan baik pasti nggak akan ada masalah jalan tol baru dibangun ambrol. Ye kannn?

Nggak cuma pragmatis, pembangunan ekonomi di era Jokowi juga menghempaskan pendekatan teknokratik. Butuh perencanaan jangka panjang, sehingga butuh kajian ilmiah terhadap kondisi, potensi, masalah dan isu-si strategis di Indonesia ke depannya.

Pembangunan itu harusnya dimaksudkan sebagai warisan untuk anak cucu kita. Kualitas butuh dipikirkan juga. Jangan sampai baru beberapa tahun udah rusak lagi.

Oke deh Pak Jokowi. Masih ada waktu memimpin beberapa bulan kedepan. Silakan coba lagi. Tapi kali ini harap kerja lebih ikhlas yaa… agar supaya… (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Prabowo dan Kucing-kucing Politik

Ketum Gerindra Prabowo Subianto menyapa followers-nya dengan foto kucing di Twitter. Inikah kucing-kucing politik ala Prabowo Subianto?

Siapa Cocok Jadi Cawapres Ganjar?

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebut eksistensi calon pengantin adalah syarat pertama nikah. Bagaimana dengan cawapres buat Ganjar?

Kaesang, Milenial-Gen Z Tipikal?

Putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, dikabarkan tertarik untuk masuk politik. Apakah Kaesang ini Milenial-Gen Z tipikal?

Di Balik ‘Panggil-panggil’ ala Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) panggil banyak figur, mulai dari menteri, pimpinan partai, pimpinan ormas, hingga akademisi. Ada apa di balik ini?

Ganjar Perlu Kalkulasi Lagi di 2024?

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkunjung ke Rawon Kalkulator di Surabaya. Apa Ganjar perlu belajar 'kalkulasi' 2024 ke mereka?

Janji Anies untuk Prabowo Palsu?

Sandiaga Uno menyebutkan bahwa Anies Baswedan punya sebuah perjanjian dengan Prabowo Subianto. Apakah janji itu hanya janji palsu?

AHY Bukan Jodoh Anies di 2024?

Partai Demokrat telah umumkan dukung Anies Baswedan sebagai capres 2024 tetapi serahkan cawapres ke Anies. Apakah AHY bukan jodoh Anies?

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...