HomeCelotehJokowi ‘Dukung’ Anies Baswedan?

Jokowi ‘Dukung’ Anies Baswedan?

Kecil Besar

“Mereka datang memberi tanda, memacu efek latah dukungan suara,” – Najwa Shihab


PinterPolitik.com

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan hanya bisa tertegun dengan tatapan kosong saat Presiden Jokowi mengumumkan secara resmi Ibukota Indonesia yang akan berpindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Bahkan, Anies sempat beranjak dari tempat duduknya , namun akhirnya duduk kembali karena gak enak dengan tokoh-tokoh yang lain, weleeeh weleeeh.

Mungkin Anies gak pernah kebayang, apa mungkin alasan pemindahan Ibukota ini karena PDI Perjuangan kalah di Pilkada DKI Jakarta ya? Waduh, nyesel ya ngalahin Ahok kemarin? Heleeehh.

Ehmmm, mungkin juga sih, soalnya tahun 2013 lalu sempat ada juga isu beredar mau pemindahan Ibukota, Jokowi dan Ahok yang kala itu masih Gubernur dan Wakil Gubernur DKI memberi kesan penolakan, tapi kok sekarang malah mau dipindahin beneran pas jadi Presiden?

Heleeeh, kayaknya bener deh, Anies mau digerogoti elektabilitasnya, yahhh supaya gak terlalu jadi sorotan, Jakarta keras, bro, weeleeeh weleeeh.

Tapi kalau dipikir-pikir kan Anies bukan sepenuhnya musuh politik, Anies sendiri malah dulunya juru bicara Jokowi pas Pilpres 2014, ehmm, teman jadi lawan, lawan jadi kawan.

Coba liat aja gestur Pak Jokowi pengumuman Ibukota, ia salaman agak lama dengan Anies sementara dengan pejabat lainnya sebentar banget.

Selain itu Jokowi juga meyakinkan Anies kalau pemindahan Ibukota bukan karena ia gagal. Mas Anies, bukan salahmu kok? Huhuhuu.

Bahkan, Jokowi menegaskan dalam beragam kesempatan bahwa Anies gak salah kok,  tuhkan, Anies jangan terlalu baper makanya, heleehhh.

Tapi kok Jokowi menjaga perasaan Anies banget, ada apa ya? Ehmmm, jangan-jangan, kalo setelah Jokowi lengser 2024 nanti Anies lah yang bakal diproyeksikan jadi Presiden selanjutnya?

Baca juga :  The One-Man Band

Weeeeiitss, ini namanya Jokowi merawat generasi, walaupun hal yang dilakukan Jokowi sekarang bikin gak enak hati Anies, tetep aja Anies harus dijagain terus, hayoooloohhh, dilema ya, ehmmm.

Wedeww, kalo secara semiotik sih bisa aja ini dicocoklogikan, heleeeh, apalagi ngeliat bahasa tubuh antara Jokowi dan Anies saat pengumuman kemarin, kayak Bapak yang mau ngelepasin anaknya berangkat study tour, harap-harap cemas gimana gitu, hadeuuuhhh, weeleeeh weleeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

Mega-SBY, A Birthday and Three Funerals

“Taufiq mendukung SBY usai terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya. Begitu pula SBY di kemudian hari menginstruksikan kadernya di kursi parlemen untuk memilih Taufiq...

Di Balik Nadiem Menteri Jokowi

Sehari setelah pelantikan presiden, Jokowi memanggil sejumlah pihak ke Istana yang ditengarai sebagai calon-calon menteri yang akan mengisi kabinet pada periode kedua kepemimpinannya. Di...

Menyoal RUU Masyarakat Hukum Adat

RUU Masyarakat Hukum Adat menjadi salah satu rancangan undang-undang yang masuk ke dalam Prolegnas Prioritas DPR. Meski begitu, lambatnya pemrosesan RUU ini bisa jadi...

Hari Rabu: Jokowi’s Best Day?

“It’s the best day ever!” – SpongeBob Squarepants, “Best Day Ever” (2006) PinterPolitik.com Buat kalian yang kini bisa disebut sebagai generasi milenial, pasti pernah tuh ngalamin rasanya nggak sabar menunggu-nunggu...

Menyingkap Ngabalinisasi ala Rocky Gerung

Rocky Gerung menyebut para ketum parpol koalisi tengah alami Ngabalinisasi. Apa sebenarnya arti kata Ngabalinisasi?

Kemelut FPI Bukan PKI

"Tidak ada ketentuan pidana yang melarang menyebarkan konten FPI karenanya siapa pun yang mengedarkan konten FPI tidak dapat dipidana. Sekali lagi objek larangan adalah...

Formula Bang Oma di Balai Kota

Pelantikan Anies – Sandi mendatang siap digoyang Soneta. Goyang, Bang~ PinterPolitik.com Kalau darah muda sang Ksatria Bergitar itu masih meledak-ledak, mungkin saja dia bakal begadang ke...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...