HomeCelotehGolkar Niat Pindah Kubu?

Golkar Niat Pindah Kubu?

Kecil Besar

“Di balik persatuan adalah perpecahan. Di balik sembah adalah umpat. Maka jalan keselamatan adalah jalan tengah.” ~Pramoedya Ananta Toer


PinterPolitik.com

[dropcap]B[/dropcap]ukan politisi namanya kalau nggak punya banyak topeng. Di luar bilang dukung si A, di hati sebenarnya memilih si B. Di sana bilang setuju, di sini beda lagi. Jadi pantas saja kalau politik itu penuh konflik dan tipu muslihat. Kalau kata Lucinta Luna, “Lain di mulut lain di hati”. Nyanyinya nggak usah sambil goyang mekar ya, Sahabat. Jangan! Hehehe.

Jadi gaes, baru-baru ini berhembus kabar kurang mengenakkan dari Partai Golkar. Dan ternyata, isu-isu soal perpecahan di Partai Golkar itu berawal dari Politisi Senior Partai Golkar Fadel Muhammad, yang keceplosan bilang kalau tak semua kader partainya solid mendukung bakal capres dan cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin.

Wow…wow…wow… ternyata begitu? Tetap fokus, Sahabat! Jangan keburu terguncang. Woles, kalaupun Golkar mundur, kan masih ada lima parpol parlemen dan tiga parpol non-parlemen yang mendukung. Wkwkwkwk.

Mendengar kabar mencengangkan tersebut, Ketua DPP Partai Gerindra Andy Rahmat Wijaya tak ingin banyak berkomentar. Menurutnya itu merupakan rahasia dapur Golkar. Tapi kalau ternyata Golkar ingin berpaling, Gerindra siap menyambut.

Asik, deh, mantap betul kodenya. Tapi, ngomong-ngomong Gerindra sudah nyiapin jurus menikungnya belum nih? Ihiw! Pokoknya sih pesan aku cuma satu, kalo mau nikung jangan lupa nyalain lampu sen. Ngeri kalau sampai keseruduk kendaraan belakang. Edededeh.

Andy menduga, bisa jadi dukungan Golkar yang setengah hati ke Jokowi-Ma’ruf dikarenakan pimpinannya Airlangga Hartarto tak jadi dipinang Jokowi sebagai bakal cawapres. Apalagi Golkar merupakan partai pemenang Pemilu kedua di Pilpres 2014.

Ya, kalaupun benar alasannya demikian, pindah koalisi pun nggak akan mengubah nasib Golkar yang nggak bisa mengusung kadernya di Pilpres 2019. Betul nggak? Atau mungkin Gerindra mau coba ngasih kursi gitu? Emang rela? Hehe.

Hingga saat ini pihak Gerindra mengaku masih menjalin komunikasi dengan partai-partai politik, termasuk Golkar. Pokoknya, pepet teross sampai titik darah penghabisan. Demi 2019 ganti presiden. Hehehe. (E36)

Baca juga :  Golkar, Chandradimuka The Fixer?
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...