HomeCelotehGerindra Kok Terserah Jokowi?

Gerindra Kok Terserah Jokowi?

Kecil Besar

“Ku tak sanggup lagi, mulai kini semua terserah,” – Glenn Fredly, Terserah


Pinterpolitik.com

Akhirnya, yang ditunggu-tunggu tiba juga. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto resmi mengeluarkan sikap politiknya terkait berbagai isu terkini, terutama tentang kondisi pasca Pilpres 2019 dan jelang pembentukan pemerintahan baru.

Jadi, ada tiga sikap Prabowo yang kemudian diamini oleh kader-kadernya di Gerindra. Pertama,  Prabowo sudah menyerahkan konsepsi terkait dorongan besar ekonomi Indonesia kepada Pak Jokowi.

Kedua, dari konsepsi tersebut, Prabowo mempersilakan Jokowi jika ingin menggunakan konsep yang ditawarkan dalam pemerintahannya selama lima tahun ke depan. Kalau tidak, mereka katanya akan tetap bekerja sama untuk kepentingan NKRI.

Ketiga, Prabowo memutuskan untuk tetap menjaga kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara bersilaturahim serta berkomunikasi untuk musyawarah mufakat bagi kepentingan bangsa dan negara.

Eh, sebentar kalau melihat tiga sikap ini, apakah sudah sesuai dengan yang ditunggu-tunggu banyak orang? Kok, sepertinya tidak ada pernyataan sikap yang jelas apakah akan bergabung dengan koalisi Pak Jokowi atau tetap jadi oposisi?

Nah, kalau kata juru bicaranya Pak Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, Gerindra akan menyerahkan sepenuhnya kepada Pak Jokowi apakah akan menggunakan kader mereka atau tidak di pemerintahan nanti. Yang penting buat partai itu, mereka sudah memberikan konsep ekonomi kepada Pak Jokowi.

Intinya kira-kira, Partai Gerindra ini sekarang sikap politiknya terkait kabinet nanti adalah terserah Pak Jokowi. Loh kok jadi terserah Pak Jokowi?

Baca juga :  Jebakan Rindu Soeharto?

Wah, ini ya, kata-kata terserah itu kalau dalam hubungan asmara itu suka jadi jebakan. Kalau sedang pacaran, seseorang umumnya bertanya kepada pasangannya seperti ini, “kamu mau makan apa?” Nah, jawaban yang lazim diucapkan oleh pasangannya  ini adalah “terserah”.

Jawaban seperti ini umumnya jadi hal yang membingungkan buat penanya, karena nanti kalau diberikan usulan makanan, pasti ditolak, padahal sebelum sudah bilang terserah. Hmmm.

Gerindra bilang terserah Pak Jokowi, beneran terserah gak ya? Share on X

Nah, Gerindra ini mungkin lagi bersikap seperti ini nih. Mungkin saja Pak Jokowi itu sudah mengajak untuk bergabung, tapi jawabannya masih terserah. Eh nanti kalau sudah diberikan tawaran menteri tertentu oleh Pak Jokowi malah menolak, padahal awalnya terserah.

Padahal kan ya, Gerindra ini kan tinggal bilang aja gitu lho, mau bergabung atau tidak dan mau menteri apa. Kan kalau begini masyarakat gak penasaran gitu loh.

Lagian ya, jawaban terserah ini bisa mencapai level tertinggi kalau level hubungannya juga naik. Kalau lagi pacaran nih ya, mungkin jawaban si pacar kalau ditanya mau makan apa masih terserah. Nah, kalau sudah menikah bukan lagi terserah, tapi sudah mengatur makan apa dan di mana.

Gerindra jangan sampai seperti itu ya, sekarang aja jawabannya terserah Pak Jokowi, nanti pas udah “kawin” dan masuk kabinet malah mengatur-atur. Kita tunggu aja nih terserahnya Gerindra ini akan jadi apa. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...