HomeCelotehGanjar Ikuti Jejak Soeharto?

Ganjar Ikuti Jejak Soeharto?

Kecil Besar

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo berbincang-bincang dengan seorang anak yang bernama Christopher yang positif Covid-19 di tempat isolasi. Uniknya, Christopher merupakan seorang anak yang sebelumnya pernah ditemuinya secara virtual. Apa Ganjar ingin ikuti jejak Soeharto yang disebut dekat dengan anak-anak?


PinterPolitik.com

Siapa sih yang nggak suka dengan anak-anak? Dengan keluguan mereka yang masih melekat, tidak jarang tingkah yang menggemaskan membuat banyak orang merasa senang bila berbincang-bincang dan bermain bersama mereka.

Hmmmimin sih juga punya adik-adik dan keponakan yang masih anak-anak. Lucu banget deh tingkah mereka. Tapi, namanya juga anak-anak. Terkadang, mereka itu terlalu jujur tuh. Apalagi, kalau tiba-tiba mereka menunjuk ke suatu pojokan dan menanyakan, “Kak, itu siapa kok duduk di situ?” Widiih, pasti merinding deh kalau gitu.

Ya, terlepas dari asumsi bahwa anak-anak bisa “melihat” hal-hal yang gaib, mereka tetap menjadi individu-individu yang menggemaskan. Lagipula, mereka lah yang akan meneruskan pembangunan bangsa dan negara Indonesia – serta dunia – di masa mendatang.

Mungkin, inilah mengapa sejumlah pemimpin negara, pejabat, dan politisi ingin bisa dekat dengan mereka. Salah satunya adalah Presiden ke-2 Soeharto. Presiden Indonesia yang pernah menjabat selama 30 tahun lebih tersebut mengklaim kalau dirinya suka bila bisa dekay dengan anak-anak lho.

Kata Pak Harto, anak-anak Indonesia itu lucu-lucu lho. Menurutnya, banyak pertanyaan lucu-lucu yang tidak terduga dari anak-anak yang dilontarkan kepadanya. Hehe.

Iyalah tidak terduga, wong pada suatu hari tiba-tiba ada bocah laki-laki yang bernama Hamli yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) memberikan pertanyaan menarik kepada Pak Harto. Kala itu, Hamli bertanya ke Pak Harto soal mengapa presiden di Indonesia ada satu.

Baca juga :  Golkar, Chandradimuka The Fixer?

Waduh, sontak aja, Pak Harto langsung tanya balik, “Siapa suruh tanya begitu?” Ya, namanya anak-anak lah ya – pasti tanyanya di luar nalar dan logika orang dewasa. Tenang, gaes. Hamli kabarnya bisa pulang dengan selamat dan telah tumbuh dewasa kokHehe.

Nah, selain Pak Harto, ada juga politikus dan pejabat di abad ke-21 ini tampak mengikuti jejak presiden ke-2 tersebut, yakni Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo. Gimana nggak? Kalau mimin perhatikan nih, Pak Ganjar ini sepertinya juga dekat dengan anak-anak nih.

Baca Juga: Ganjar Pranowo dan Memori Soeharto

Ganjar dan Soeharto

Dalam beberapa kesempatan, Pak Ganjar ini kerap berinteraksi dengan anak-anak di Jateng. Kala merayakan Hari Buku Nasional pada 17 Mei kemarin, Gubernur Jateng itu bertemu dengan penulis cilik bernama Faith Abe Tanaya yang masih berusia 11 tahun.

Selain itu, baru-baru ini, Pak Ganjar juga melakukan blusukan ke sejumlah tempat isolasi bagi pasien-pasien positif Covid-19. Di salah satu tempat isolasi tersebut, Gubernur Jateng itu bertemu dengan seorang anak laki-laki yang bernama Christopher.

Uniknya, Christopher ini juga jadi salah satu anak-anak yang pernah ditemui Pak Ganjar secara virtual beberapa bulan lalu. Kala itu, Gubernur Jateng itu ingin berkenalan dengan anak-anak sekolah dasar (SD) yang tengah menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tengah pandemi Covid-19.

Lucunya, perbincangan antara Pak Ganjar dan Christopher di tempat isolasi kemarin diunggah di sejumlah media sosial (medsos) seperti Instagram dan TikTok. Nggak hanya buat mereka-mereka yang hadir di tempat, video yang diunggah tersebut juga mengundang gelak tawa para warganet lho.

Gimana nggakWong tingkahnya Christopher ini lucu banget dah. Wajarnya, kan, pejabatnya yang pamit duluan setelah usai bicara. Sementara, ini Christopher yang pamit lebih dulu meninggalkan Pak Ganjar. “Sudah ya pak. Saya kembali dulu,” begitu ucap Christopher. Wuahaha.

Ya, terlepas dari tingkah menggemaskan dan, kadang, mengesalkan, menghadapi anak-anak memang harus disertai dengan rasa sabar. Psikolog Seto Mulyadi alias Kak Seto kan juga bilang kalau perlu menghadapi tingkah anak-anak dengan sabar di tengah pandemi ini.

Baca juga :  Hotel Sultan dan Mesin Uang Soeharto

Mimin yakin kalau Pak Ganjar juga pasti bisa lah kalau menghadapi anak-anak dengan rasa sabar. Wong, Pak Harto aja juga bisa kok kala menerima pertanyaan dari Hamli. UpssHehe.

Eitstapi, sebentar. Kalau Pak Ganjar bisa sabar menghadapi anak-anak seperti Christopher, kira-kira Gubernur Jateng itu juga bisa nggak ya sabar kala menghadapi ‘anak-anak’ PDIP? Kan, kemarin sempat tuh dibilang ada masalah dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Upss. Kuncinya sabar deh, pokonya. Hehe. (A43)

Baca Juga: Ganjar vs Puan Hanya Sandiwara?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Lebih Cepat, Lebih (Gak) Baik

“Engkau yang pertama, tapi belum tentu yang terbaik. Kembalilah…” PinterPolitik.com Terasa romantis ungkapan komisioner KPU yang berbisik kepada Pak HT dan Partai Perindo yang tersebar di...

Banjir Rendam Indramayu

Ancaman banjir masih terjadi hingga akhir Februari mendatang. BNPB Menyiapkan sejumlah langkah guna menangani banjir. pinterpolitik.com - Selasa. 24 Januari 2017.   Indramayu- 40.000 rumah di Kabupaten...

Rizieq Terjerat Kasus Tanah Negara di Bogor

pinterpolitik.com - Jumat, 27 Januari 2017. BOGOR - Habib Rizieq selaku ketua Front Pembela Islam (FPI) dilaporkan ke Polda Jawa Barat karena diduga telah seenaknya...

Positif, Pembangunan Tembok Meksiko

Trump sekali lagi membuktikan janjinya saat kampanye, yaitu akan membangun tembok di perbatasan antara Amerika Serikat (AS) dan Meksiko. Pembangunan dinding sepanjang 2.000 mil...

Asinnya Politik Garam

Ironis, mungkin itu kata yang tepat menggambarkan langka dan mahalnya harga garam saat ini. Mengapa negeri kaya ini bisa krisis garam, ulah siapa, siapa...

Belajar Mencinta dari Jonru

Postingan Jonru yang suka mengaduk-ngaduk emosi lawan politiknya, kini mengantarnya ke bui. PinterPolitik.com   Jumat lalu menjadi hari berwarna, bukan saja untuk Setya Novanto alias Papa, tapi...

More Stories

Pramono Main “Presiden-presidenan”?

Sejumlah kebijakan Gubernur Pramono Anung tampak pantulkan program pemerintah pusat. Kebetulan teknokratis atau ada logika yang sengaja dipasang? 

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Perpres 111/2025 memasukkan penyebaran budaya LGBTQ+ sebagai ancaman nonmiliter. Namun, mengapa nasibnya bisa beda dari komunis dan Tionghoa dulu?

Singapura dan ‘Benalu’ Complex

Prabowo jamu PM Lawrence Wong dalam Leaders' Retreat pada 6 Juli 2026. Namun, benarkah Singapura selama ini hidup dari getah tetangganya?