HomeCelotehFredrich, ‘Si Raja Onar’

Fredrich, ‘Si Raja Onar’

Kecil Besar

“Orang harus tetap memiliki kekacauan dalam dirinya, untuk dapat melahirkan bintang yang menari.” ~ Friedrich Nietzsche


PinterPolitik.com

[dropcap]F[/dropcap]redrich Yunadi, sang sutradara drama Setya Novanto, sosoknya sangat loyal sekali kepada kliennya, sampai – sampai kalau Setya Novanto masuk penjara, ia pun akan rela ikut masuk penjara, weleeeh weleeeeh.

Wadidaaaww, Fredrich sih bukan loyal sama klien namanya, itu sih memang diduga jadi penghambat penyidikan Setya Novanto.

Masih inget banget, gimana adegan drama tabrakan, benjol bakpau, sampai harus dirawat di RS dan tak bisa ditemui. Entah sakit apa, alhasil pas dipindah Rumah Sakitnya, baru deh ketauan kan? Ketauan agak sedikit ngibul – ngibul gitu deh, weleeeh weleeeh.

Makanya kan dokter yang ngerawat Setya Novanto juga ikut – ikutan tercyduuukk, uhuukkk, uhhuuuk. Lagian kalau jadi penasehat hukum itu seharunya kasih argumentasi hukum yang benar, jangan malah bikin cerita aneh – aneh, disiplin ilmunya bukan tentang penulisan skenario ataupun sutradara sinetron kan?

Hadeuuuhh, makanya ga aneh kalau KPK mencyyyduuukk Fredrich. Pantas saja lah kalau begitu. Cuma yang lebih kocaknya, Fredrich banyak tingkah, udah tau salah malah ribettt. Ga mau pake rompi oranye lah, ngamuk di persidangan lah, maunya apaan sih?

Mentang – mentang pengacara jadi tahu lika – liku persidangan, jadi berasa tau celahnya gitu? Hadeuuuhh, kan ga bisa seenaknya jidat juga, weleeeh weleeeh. Emangnya hukum bisa asal – asalan begitu, wadidaaw.

Yang paling baru nih, Fredrich bikin ulah lagi, malah ngoceh – ngoceh lah sampe nyinggung soal sekolah lebih tinggi lah, pemahaman bahasa Indonesia lebih mumpuni lah.

Heyyylloooooowww, kalau pendidikan lebih tinggi, ngerti dong, sesuatu yang melanggar hukum itu gimana? Drama yang Fredrich bikin, emang ga ngerasa ya kalau itu ngelanggar hukum? Weleeeeh weleeeh.

Ada satu kata yang paling tepat buat Fredrich, yaitu ngaca! Coba deh pikirin, kalau misalnya seseorang punya pendidikan tinggi, sekolahnya ternama, bahkan paling ngerti bahasa Indonesia yang paling baik sekalipun. Mungkin ga bakal melakukan pelanggaran hukum dengan penuh kesadaran kan?

Apalagi udah jadi pengacara lama banget kan? Woailaaah, kocak amat. Masa iya ga punya malu sih, udah salah abis itu ngomel – ngomel di persidangan, malah congkak lagi, ahhh syudahhlah.

Biar dinginnya Hotel Prodeo yang memberikan pelajaran hidup ke Fredrich, weleeeh weleeeh. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Jokowi Ditagih Buruh

"Marsinah adalah sebuah cermin perlawanan buruh dalam bibit tumbuhnya gerakan buruh." ~Munir PinterPolitik.com Tiap hari bersimbah peluh dan menahan keluh, buruh hanyalah golongan pesuruh dengan upah...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...