HomeCelotehFahri Temukan Pengganti Pepsi?

Fahri Temukan Pengganti Pepsi?

Kecil Besar

“Kini, usai sudah segala penantian panjangku. Setelah temukan dirimu duhai kekasihku,” Ari Lasso, Cinta Terakhir


Pinterpolitik.com

Setelah tak ada lagi di DPR, banyak yang mempertanyakan ke mana eks Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah akan berlabuh. Gimana enggak, selama dua periode, kita terus-menerus disuguhi pernyataan sensasional dari Pak Fahri, jadi ya kalau dia gak muncul lagi di TV mungkin politik negeri ini jadi gak terlalu heboh lagi.

Eits, jangan khawatir dulu nih para penggemar dan perindu pernyataan-pernyataan unik dari Pak Fahri, mantan kader PKS ini ternyata tetap tak akan jauh-jauh dari politik Indonesia. Secara spesifik, Pak Fahri ini mungkin akan kembali aktif di dunia kepartaian negeri ini.

Jadi, kalau sebelumnya Pak Fahri ini diidentikkan dengan Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI), sekarang dia tampaknya akan menggagas lahirnya partai baru yaitu Partai Gelora yang sebenernya masih merupakan aspirasi dari anggota GARBI.

Nah, ternyata Partai Gelora ini sudah tergolong siap untuk diluncurkan oleh Pak Fahri dan kolega-koleganya. Coba lihat akun Twitter-nya Pak Fahri, logo bahkan merchandise-nya sepertinya sudah siap untuk lepas landas. Emang belum peluncuran resmi sih, mungkin ini baru semacam rancangan yang dilontarkan duluan oleh Pak Fahri.

Eh, kalau diperhatikan logo Partai Gelora ini kayak mengingatkan sama logo apa gitu. Oh iya, mirip sama logo Pepsi! Coba deh dilihat, kombinasi warna merah, putih, dan biru, dengan warna biru yang jadi warna latar emang mirip banget sama merek minuman bersoda tersebut.

Emang sih, warna biru yang dipilih oleh Partai Gelora ini lebih muda ketimbang milik minuman tersebut. Tapi ya, secara visual emang lumayan mirip dengan logo minuman itu yang lebih dahulu dikenal, jadi ya wajar aja kalau ada orang yang langsung keingetan minuman bersoda itu pas lihat Partai Gelora.

Baca juga :  Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Hmmm, apakah Partai Gelora ini mau jadi pengganti sang minuman bersoda itu di Indonesia? Soalnya kan, merek dagang asal Amerika Serikat itu telah hengkang dari Indonesia sejak Oktober lalu. Nah, Partai Gelora ini bisa mengisi kekosongan yang ditinggalkan minuman bersoda itu.

Iya sih, emang gak apple to apple kalau membandingkan Partai Gelora dan merek minuman bersoda itu, yang satu partai politik yang satu minuman bersoda. Tapi, sebenernya bisa aja sih dianalogikan kiprah Partai Gelora dengan minuman itu.

Minuman bersoda kan ada semacam letupan-letupannya gitu kalau diminum, terus juga minuman itu tergolong penyegar dahaga bagi para penggemarnya. Nah, apakah Partai Gelora ini kalau diluncurkan nanti bisa memberikan letupan-letupan dalam politik Indonesia? Lalu, apakah partai itu nanti juga bisa jadi penyegar bagi kondisi politik Indonesia yang sekarang ini?

Oh iya, merek minuman itu juga punya banyak penggemar setia yang patah hati ketika minuman itu pergi. Nah, mungkinkah Partai Gelora itu juga akan punya banyak penggemar? Kita tunggu aja deh kiprah partai Pak Fahri ini dan kawan-kawan ini akan bergelora seperti apa. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

Menteri Cantik Jokowi, Siapa Dilirik?

Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan kubu politiknya sempat mengungkapkan keinginannya untuk mencari menteri yang berusia muda dan cantik. Keinginan tersebut bisa saja berkaitan dengan...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...