HomeCelotehDPRD DKI Jadi ‘Tengkulak’ Emas

DPRD DKI Jadi ‘Tengkulak’ Emas

Kecil Besar

“Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri,” – Gunawan Muhammad


PinterPolitik.com

Lagi dan lagi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta gak ada berhentinya selalu bikin masyarakat tertohok melihat tingkahnya.

Heleeehh,  kini anggota DPRD DKI belagak bak crazy rich Jegardahhhh, weleeeh weleeeeeh.

Gimana gak bikin orang banyak ngomel, mentang-mentang APBD DKI Jakarta jumlahnya triliunan, jadi segala sesuatu kebutuhan diada-adain dan serba mahal pula, weleeeh weleeeh, padahal sebenernya gak penting-penting amat, aji mumpung kali ya, kocaqq.

Kenapa gak penting-penting amat, nih contohnya aja ya, baru-baru ini DPRD DKI Jakarta nyantumin anggaran Rp 1,3 milyar cuma buat bikin lencana anggota DPRD DKI doang.

Weeeiiittsss, ntar dulu, ini lencana bukan sembarang lencana, tapi lencana ini terbuat dari emas 22 karat, hadeeeuuhh, tepok jidattt lihat tingkahnya, weleeeh weleeeh.

Yaiyalahhh, pantesan harganya mahal. Mendingan daripada keluar duit banyak cuma buat bikin lencana doang, lebih baik semua anggota DPRD DKI anggarin buat jalan-jalan kunjungan kerja sama keluarga ke luar negeri. Heleeeehhhh, maunya aja itu mah, sudah jadi hobi ya, heuhhhh!

Lagian unfaedah banget dah keluar duit Rp 1,3 milyar cuma buat lencana doang, hadeuuuhhhh, ga ada jaminan juga lencana emas itu awet kan sampe akhir periode kan? Lumayan buat modal nyaleg lagi, hehehe

Siapa tahu kan baru sehari dibagiin langsung dijual. Waduh, iya juga sih, lumayan kan emas 22 karat per gramnya aja Rp 760 ribuan, maklum itu juga kalo kepepet, ehehehe.

Sekedar saran sih, kalau lencana emas ini udah dibagiin, jangan lupa masyarakat coba pantau toko –  toko emas sekitar DPRD DKI Jakarta, siapa tahu lencananya lagi sekolah alias digadein di toko emas atau bahkan dijual, weleeeh weleeeeh.

Kalau penganggaran lencana emas 22 karat ini sampe terealisasi, hadeuuh, sempurna lah hidup para anggota DPRD DKI Jakarta yang selalu dibuat nyaman dengan kondisi keuangan yang melimpah dan emas 22 karat yang bergelimpangan.

Makanya, wajar kalo sekarang anggota DPRD DKI Jakarta lebih cocok jadi juragan emas dibandingkan wakil rakyat. Soalnya, mereka pasti lebih hapal harga emas dibandingkan aspirasi rakyat kan?

Yaiyalah, mereka ngusahain lencana emas 22 karat ini pasti lebih habis-habisan dengan strategi yang matang dibandingin memperjuangkan aspirasi rakyat, pasti loyo kan? Ajigileeee, weleeeh weleeeh. (Z19)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

Mega-SBY, A Birthday and Three Funerals

“Taufiq mendukung SBY usai terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya. Begitu pula SBY di kemudian hari menginstruksikan kadernya di kursi parlemen untuk memilih Taufiq...

Di Balik Nadiem Menteri Jokowi

Sehari setelah pelantikan presiden, Jokowi memanggil sejumlah pihak ke Istana yang ditengarai sebagai calon-calon menteri yang akan mengisi kabinet pada periode kedua kepemimpinannya. Di...

Menyoal RUU Masyarakat Hukum Adat

RUU Masyarakat Hukum Adat menjadi salah satu rancangan undang-undang yang masuk ke dalam Prolegnas Prioritas DPR. Meski begitu, lambatnya pemrosesan RUU ini bisa jadi...

Hari Rabu: Jokowi’s Best Day?

“It’s the best day ever!” – SpongeBob Squarepants, “Best Day Ever” (2006) PinterPolitik.com Buat kalian yang kini bisa disebut sebagai generasi milenial, pasti pernah tuh ngalamin rasanya nggak sabar menunggu-nunggu...

Menyingkap Ngabalinisasi ala Rocky Gerung

Rocky Gerung menyebut para ketum parpol koalisi tengah alami Ngabalinisasi. Apa sebenarnya arti kata Ngabalinisasi?

Kemelut FPI Bukan PKI

"Tidak ada ketentuan pidana yang melarang menyebarkan konten FPI karenanya siapa pun yang mengedarkan konten FPI tidak dapat dipidana. Sekali lagi objek larangan adalah...

Formula Bang Oma di Balai Kota

Pelantikan Anies – Sandi mendatang siap digoyang Soneta. Goyang, Bang~ PinterPolitik.com Kalau darah muda sang Ksatria Bergitar itu masih meledak-ledak, mungkin saja dia bakal begadang ke...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...