HomeCelotehDamai Selalu KPU-Bawaslu

Damai Selalu KPU-Bawaslu

Kecil Besar

“Di balik persatuan adalah perpecahan. Di balik sembah adalah umpat. Maka jalan keselamatan adalah jalan tengah.” ~Pramoedya Ananta Toer


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]ewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sepakat mendorong partai politik untuk mencoret bakal caleg yang memiliki riwayat sebagai mantan tahanan kasus korupsi.

Huwaahh, lega ya. Akhirnya ada titik temu juga. Kalau begitu, sudah bisa bilang ‘bye bye‘ belum sama para caleg mantan koruptor? Terus gimana nasib para caleg eks koruptor yang sudah diloloskan Bawaslu sebelumnya?

Hmm ternyata keputusan mereka belum sepenuhnya sejalan gaes. Ada jalan keluar, tapi lagi-lagi semua tergantung dari partai politik yang mengusung caleg.

Pasalnya, Bawaslu tetap meminta KPU agar memasukkan belasan nama eks napi koruptor ke dalam daftar calon sementara (DCS) melalui sidah ajudikasi. Tapiiii, KPU belum bersedia karena masih berpedoman dengan PKPU No. 20 tahun 2018 yang melarang eks napi korupsi menjadi bakal caleg.

Ya iya dongg, masa KPU mau melanggar aturan yang dibuat sendiri? Kalau yang lain membuat aturan untuk dilanggar, KPU mah anti-mainstream gitu loh, peraturan adalah peraturan. Wahhh, mantap…

Dimasukkannya daftar caleg mantan koruptor diserahkan pada keputusan partai pengusung. Kita lihat, siapa yang pro dan kontra pada korupsi. Cmiwiww Share on X

Ketua DKPP Harjono mengatakan, nantinya KPU dan Bawaslu yang akan menjalin komunikasi langsung dengan partai politik. Dia berharap partai politik bersedia untuk mendukung gebrakan KPU ini.

Oke gaes, KPU dan Bawaslu sudah mulai kompak nih. Kita tinggal lihat, siapa sebenarnya yang ingin menjadi duri dalam daging? Partai politik mana yang pro koruptor? Sebentar lagi topeng-topeng tersebut akan terhempas nyata tanpa fatamorgana pemirsahh.

Kalau ditimbang-timbang, daripada mempertaruhkan nama baik, sebaiknya partai politik bersedia menegakkan pakta integritas yang sebelumnya telah dibuat dan diserahkan kepada KPU saat mendaftarkan bakal caleg.

Nahh lohh, pada inget nggak nih? Takut lupa, pakta integritas itu berisi pernyataan tidak mencalonkan eks napi koruptor sebagai bakal caleg, dari level DPR maupun DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

Jadi tolong ya, biar nggak ada kebuntuan lagi, para partai politik harus legawa mencoret bakal caleg eks napi koruptor secara sadar dan penuh rasa optimis. Dengan begitu, pemerintahan ke depan akan jauh lebih baik karena bebas korupsi. Itu kalau mau, kalau nggak mau sih keterlaluan! Wkwkwkwk. (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...