HomeCelotehCak Imin ‘Jual’ Ma’ruf Amin

Cak Imin ‘Jual’ Ma’ruf Amin

Kecil Besar

“Demokrasi membiarkan orang memilih calon yang ia paling kurang tidak suka.” ~Robert Byrne


PinterPolitik.com

[dropcap]M[/dropcap]asa lalu tidak akan pernah hilang, ia mungkin terlupakan, tapi tetap ada dan muncul kembali sebagai kenangan yang bisa saja manis, namun tak jarang pahit.

Terpilihnya Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin sebagai cawapres Jokowi, membangkitkan ingatan masyarakat terhadap kasus penistaan agama yang menimpa Ahok. Jika kamu Ahokers, tentu akan kesal melihat salah satu saksi yang memberatkan Ahok bersanding dengan Jokowi sebagai calon wakil presiden periode 2019-2024.

Hm, perih memang melihat kenyataan yang tak sejalan dengan keinginan. Mau golput? Katanya haram tahu. Eh, tapi itu juga kalau kalian percaya. Hihihi.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tidak ingin para Ahokers berkutat dengan masa lalu yang akhirnya akan memusnahkan suaranya untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf. Ini akan membahayakan potensi kemenangan kubu Jokowi.

Cak Imin, bagaimanapun caranya, ingin para Ahokers tahu dan sadar, bahwa Ma’ruf Amin merupakan sosok Islam moderat, yang tidak ada kecenderungan dalam menyikapi masalah.

Hm, tapi kan Ahokers memandang kalau hukuman yang dijatuhkan ke Ahok merupakan bentuk ketidakadilan, ada kecenderungan yang salah satunya dimotori Ma’ruf dan akhirnya mendorong munculnya vonis dua tahun hukuman penjara yang kini tengah dijalani Ahok. Pernyataan demikian bukannya malah bikin makin kesal ya? Hehe.

Ya mau bagaimana pun, Cak Imin menegaskan bahwa Ma’ruf merupakan ulama yang sangat NU, menopang kemajemukan, kebhinekaan, pluralitas dan moderasi Islam. Cak Imin yakin, pencalonan Ma’ruf sebagai cawapres Jokowi nantinya sangat berperan dalam menjembatani aspirasi masyarakat dan umat.

Jadi begitu, kalian para Ahokers harus paham, harus ngerti, harus maklum! Ma’ruf Amin tuh nggak mungkin memenjarakan Ahok tanpa alasan, tanpa pertimbangan perdamaian. Gimana? Gimana? Masih kesel nggak kalau boleh tahu?

Mungkin sudah nggak terlalu yang gengs? Toh beberapa waktu lalu Ahok sudah memberikan surat cinta berisi dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf. Masa kalian nggak ikut dukung? Hayoo pilih mana, cinta atau dendam?

Terserah aja deh, yang penting tetap datang ke TPS di  hari H pencoblosan. Ingat apa kata George Jena Nathan, “Pejabat yang jelek dipilih oleh warga negara yang baik yang tidak ikut pemilihan umum!” (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...