HomeCelotehBPN: KPU Nggak Seru

BPN: KPU Nggak Seru

Kecil Besar

“Kalau dekat suka debat, kalau jauh suka merindu.” ~Ayudia Bing Slamet


PinterPolitik.com

[dropcap]B[/dropcap]anyak gebrakan baru yang tercipta di tahun 2019 yang superhot ini. Salah satunya adalah format debat dari KPU yang kini materinya diberikan ke kandidat capre-cawapres lebih awal. Kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi, maksud dari format debat baru tersebut untuk mengarahkan perdebatan politik yang lebih baik, nggak ke mana-mana.

Tapi ya, pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno jadi bete gara-gara aturan baru tersebut. Menurut mereka nggak seru amat pakai bocoran segala.

Kalau kata anggota BPN, Ferdinand Hutahaean, peraturan baru KPU tersebut mencederai semangat debat. Menurutnya, debat nanti cuma menjadi ajang pura-pura debat karena paslon sudah mengetahui yang akan ditanyakan moderator.

Ehhh, kok jadi pura-pura gitu? Emang KPU sampai ngasih skrip skenario debatnya gitu? Ya, tetap beneran dong Pak. Hanya saja lebih terarah. Begitu loh maksudnya.

Menurut Pramono, rakyat itu butuh diskusi publik yang mengarah ke diskusi soal substansi program atau isi. Jadi bukan lagi soal sontoloyo, genderuwo, wajah Boyolali, gitu-gitu. Itu dipandang nggak penting dan sangat artifisial.

Kalau yang sebelumnya itu formatnya kan cenderung spontan. Biasanya membuat pasangan kandidat nggak bisa menyampaikan gagasannya secara sempurna. Jadi lebih kaya emosi dari pada fakta dan data. Kalau kondisinya begitu, apakah kita sebagai penonton dapat menilai kapabilitas kandidat secara kaffah? Ikutan berantem iya deh. Apalagi kalau dalam satu rumah pilihan politiknya berbeda-beda. Hehehe.

Menurut kamu, apakah pertanyaan debat perlu diiberitahu lebih awal? Share on X

Terus ya, kata Pramono, format yang demikian sudah disepakati oleh kedua tim pasangan calon. Makannya doi merasa aneh kok bisa-bisanya ada pihak yang masih protes. Harusnya wakil-wakil tim kampanye yang hadir di dalam rapat, yang ikut menyepakati hasil rapat itu, punya tanggung jawab menjelaskan aturan tersebut ke koalisinya, kepada sesama jubir tim koalisi masing-masing, juga pada konstituennya.

Baca juga :  Jokowi: Saya akan Lawan! Part 2

Waduhh, saya juga jadi bingung. Ini perwakilannya yang nggak amanah, atau emang yang protes aja nih yang haus perhatian. Edededeh…

Lagian tenang aja kali bos. KPU juga masih terbuka akan kritik dan saran kok. Pramono mengatakan KPU akan mengevaluasi hasil debat pertama yang digelar 17 Januari mendatang. Kalau ada tim kampanye dan paslon yang keberatan atau dirugikan, bisa dirembukkan kembali.

Yah, begitulah enaknya hidup di negara demokratis. Harus bersyu…? Kurrr…(E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Wiranto Pelanggar HAM?

Wiranto diduga terlibat namun bukan sebagai eksekutor, akan tetapi sebagai orang dibalik layar tragedi tersebut, hal itu dikarenakan posisinya pada masa itu sebagai Panglima...

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...