HomeCelotehBanyak Tikus di Era Jokowi?

Banyak Tikus di Era Jokowi?

“Yang menumbuhkan kejahatan korupsi seringkali adalah ketidakpedulian kita sendiri.” ~Bess Myerson


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]elama perjalanan karir pemerintahan Presiden Joko Widodo, kayaknya kita sering banget mendengar kabar kepala daerah terjaring penangkapan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Hmm, ini KPKnya yang makin beringasan, atau memang koruptornya yang makin banyak ya?

Pas diitung-itung, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku selama empat tahun dia menjabat, ada sebanyak 103 kepala daerah terjaring OTT. Banyak banget kan? Ini masih mungkin nambah, loh.

Tjahjo aja merasa sedih tuh. Kok ya empat tahun doi jadi menteri, ada aja kepala daerah yang tertangkap curang. Karena itu, Tjahjo menuntut Ditjen Pembangunan Daerah untuk lekas menciptakan aplikasi untuk meningkatkan kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat diminimalisir.

Nggak cuma pada Ditjen Pembangungan Daerah, Tjahjo juga memberikan kritikan untuk Litbang dan Bina Pemerintahan Desa. Harusnya lembaga tersebut bisa lebih fokus melakukan diklat SDM aparatur desa agar mampu memperkuat peran dalam perencanaan desanya.

Ya, dana yang dikucurkan untuk desa itu kan banyak banget. Harusnya ada peningkatan perbaikan perencanaan serta laporan pertanggungjawaban desa yang lebih baik.

Hmmm, tapi apakah masalahnya cuma karena birokrasi aja? Masa sih?

Terlalu banyak korupsi di negeri ini. Makin terkuak malah di era Jokowi. Kenapa ya? Click To Tweet

Kita juga harus ingat kalau untuk jadi kepala daerah, seseorang harus mengeluarkan uang yang banyak. Belum lagi ada tradisi uang mahar di partai politik. Pas ternyata berhasil, kebanyakan kepala daerah ingin buru-buru balik modal, dengan cara apa? Korupsi!

- Advertisement -

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah mengatakan, rendahnya pengawasan di tingkat daerah juga menjadi pemicu perkembangbiakan para koruptor ini. Katanya banyak inspektorat yang fungsi utamanya melakukan pengawasan dan pembinaan merasa segan mengawasi atasannya sendiri.

Baca juga :  Ramuan Projo Sukseskan Tiga Periode?

Nah, harusnya pak Menteri bisa ngasih pengertian dong kepada para inspektorat, kalau mereka itu statusnya independen, bertanggung jawabnya bukan ke atasan langsung. Kalau independen kan fungsi pengawasan dan pembinaan yang merupakan tugas pokok dan fungsi dari inspektorat dapat berjalan lancar.

Terus soal maraknya korupsi di kalangan kepala daerah, kayaknya nggak cuma Mendagri deh yang harus galau. Kemenkumham juga harus tersentil. Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Pengendalian Gratifikasi harus dipercepat. Biar pejabat daerah nggak bisa lagi nerima-nerima hadiah pelumas… (E36)

spot_img

#Trending Article

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Ganjar, Mbappe-nya PDIP?

Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dilirik partai lain untuk dijadikan Capres 2024. Apakah Ganjar semacam "Mbappe"-nya PDIP?

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

Zulhas Gak Nyambung?

Baru saja dilantik menjadi Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan (Zulhas) langsung sidak ke pasar dan tiba-tiba berikan hadiah umrah kepada pedagang. Kenapa Zulhas melakukan...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...