HomeCelotehBamsoet Terpaksa 'Disetnovkan'

Bamsoet Terpaksa ‘Disetnovkan’

Kecil Besar

“Jika kegagalan adalah sukses yang tertunda, berarti bisa kita harapkan kebohongan adalah jujur yang tertunda. Mengapa kalian pesimistis?”


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]etua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Bambang Soesatyo memiliki catatan sejarah yang tak jauh berbeda dengan Setya Novanto, alias keduanya memiliki kemiripan yang identik.

Bahkan, dalam beberapa kesempatan Bambang Soesatyo a.k.a Bamsoet bernasib sama seperti Setya Novanto.

Waduhhhhh, memangnya Bamsoet itu punya drama seperti Setya Novanto? Ahhhh syudaahhlah. Coba apakah Bamsoet punya drama Bakpau? Tiang listrik? Atau rumah sakit? Bamsoet familiar ga dengan tiga istilah itu?

Weleeeeh weleeeeeh, ga disangka – sangka Bamsoet punya nasib sama seperti Setya Novanto. Hmmm, kalau gitu mah ngapain jadi pengganti Setya Novanto, hadeuuuhhh.

Bila Bamsoet itu punya nasib sama seperti Setya Novanto, apakah nasibnya akan berujung pada pemakzulan? Ujung – ujungnya harus ganti lagi, ganti lagi. Hufffft. Sudah dapet piala ini mah, karena rekor Ketua DPR terbanyak dalam satu periode, weleeeh weleeeh.

Woailaaaahhh, kalau sama saja seperti Setya Novanto ngapain juga sih Partai Golkar itu memilih Bamsoet. Ahhhh setipe, weleeeeh weleeeeh.

Mumpung sekarang Partai Golkar lagi punya slogan #GolkarBersih, nah seharusnya bisa dong membuktikan si Beringin lagi berbenah. Buktinya sih gampang, misalkan saat mendistribusikan kader potensial dan bersih ke jabatan strategis termasuk Ketua DPR.

Kalau Setya Novanto itu dijiplak oleh Bamsoet ya berarti sama aja dong, ga ada bedanya. Ahhh syudaaaahlah. Mungkin partai politik harus dimaklumin kali ya, karena nyanyian – nyanyian wacananya hanya mentok untuk membangun narasi aja ya. Direalisasikan mah engga kan?

Mau bagaimana lagi? Sudah terlanjur kan? Lagipula periodisasinya pun hampir tuntas.

Etttt, sebentar deh. Memangnya apa yang menjadi kemiripan identik antara Bamsoet dan Setya Novanto? Mereka kembar identik? Hadeuuuhhh engga lah.

Woailaaaah, ternyata eh ternyata, kemiripan keduanya itu terletak pada sama – sama diangkatnya menjadi keluarga besar organisasi massa (ormas).

Kalau Setya Novanto diangkat jadi keluarga Nahdliyin atau Nadhatul Ulama (NU), sementara Bamsoet diangkat menjadi keluarga Muhammadiyah.

Hadeuuuhh, begitu doang sih ga ngaruh ke kinerja Ketua DPR ya, wadezziiigggg. (Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Prabowo vs Ma’ruf ‘Panaskan’ Tangsel

“Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih” – Jenderal Soedirman, Jenderal Revolusi Indonesia PinterPolitik.com Adakah di sini yang nge-fans sama Cristiano Ronaldo...

KPK telah memulai penyelidikan terhadap LHKPN milik Kajati Sumsel Sarjono Turin karena diduga tidak jujur

PinterPolitik - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menyoroti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan (Sumsel) Sarjono Turin. KPK...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...