HomeCelotehAnies ‘Khianati’ Warga DKI

Anies ‘Khianati’ Warga DKI

Kecil Besar

“Sekarang gubernur pusing sendiri karena tidak kunjung bisa merealisasikan program itu. Skema pembiayaan sampai hari ini belum clear. Maka saya katakan, ini bukan kebijakan tunggal sekadar bangun rumah.” ~ Gembong Warsono, Ketua F-PDIP DPRD DKI


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]edari masa kampanye Pilgub DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandi Salahuddin Uno sudah menggelontorkan wacana program rumah dengan uang muka (DP) nol rupiah.

Ya mungkin saja tawaran program itu yang menjadi salah satu indikator masyarakat memilih Anies – Sandi. Ehm, mungkin saja begitu.

Namun, pasca memenangkan kontestasi, warga DKI Jakarta masih berharap dan mempertanyakan, bagaimana program rumah dengan uang muka nol rupiah, jadi ga sih? Atau cuma janji manis saat kampanye aja? Weleeh weleeh.

Ehm, asal tahu aja, sampai saat ini Anies – Sandi terpantau belum merealisasikan program yang katanya bisa membuat warga DKI Jakarta punya hunian tersebut.

Ternyata ehh ternyata, Pemprov DKI Jakarta aja belum menetapkan aturan final skema pembiayaan program rumah dengan uang muka (DP) nol rupiah. Lah gimana dengan yang lainnya? Weleeh weleeh.

Makanya kalau kata Gembong Warsono, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, ia mengaku pesimis dengan program yang dicanangkan Anies – Sandi.

Soalnya hal – hal yang perlu dipersiapkan untuk program ini tak terpenuhi dengan baik, jadi pasti gelagapan gini deh ujung – ujungnya. Coba kalau lebih matang, ehmm, kan nantinya bisa meminimalisir risiko.

Tak aneh makanya Anies Baswedan akan dibuat pusing sama program rumah ini, ya gimana ga pusing, banyak persoalan yang muncul.

Nih contohnya aja, semisal Unit Pelaksana Teknis (UPT) gimana? SDMnya gimana? Skema pembiayaannya gimana? Ada yang berbenturan dengan kebijakan perbankan ga? Ampun deh, weleeh weleeh.

Apakah Anies – Sandi terlalu berpikir sederhana? Weeiitss, ini sih bukan sederhana tapi menggampangkan sesuatu, ehmmm. Atau yang penting program rumah uang muka nol rupiah laku dijual saat kampanye?

Baca juga :  Adu Nasib Rusdi-Sandi

Tujuannya sih bagus untuk masyarakat, tapi jangan alih – alih untuk kepentingan masyarakat Pemprov DKI malah gelagapan, weleeh weleeh.

Nah makanya siapkan dulu perangkat dan segala kebutuhannya, baru bisa dikatakan sebagai pemimpin yang menepati janji.

Kalau malah mandeg atau berhenti ga jelas, berarti pemimpinnya sudah berkhianat dan ingkar dengan janjinya, ehmm, khianat.

Makanya kalau kata Najwa Shihab, kepemimpinan bukan perkara jabatan, tapi soal menjawab persoalan, seraya menebarkan harapan.

Masih sanggupkah Anies menjawab persoalan DKI Jakarta?  Anies berkhianat? Weleeeh weleeeh.(Z19)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...