HomeCelotehAda Apa dengan Yusril?

Ada Apa dengan Yusril?

Kecil Besar

“Politik menentukan siapa yang akan memiliki kekuasaan, bukan memiliki kebenaran” ~Paul Krugman, ekonom Amerika Serikat.


PinterPolitik.com

[dropcap]C[/dropcap]ahaya bulan dan bintang selalu berhasil menyinari langit malam. Tapi kenapa Partai Bulan Bintang malah meredup ya? Masa karena keberatan nama? Hehehe.

Tak bisa dipungkiri kalau kiprah partai yang diketuai Yusril Ihza Mahendra tersebut sedang redup-redupnya. Elektabilitasnya bahkan diramalkan tidak mampu menembus angka 1% di Pemilu 2019 nanti. Suram, bro…

Tapi sekarang PBB sudah menentukan untuk mendukung pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Karena pasangan tersebut paling bermanfaat untuk umat Islam katanya. Cailaahh, bermanfaat buat apa nih? Hehehe.

Padahal selama ini sang ketua kerap menjadi pengkritik keji rezim petahana. Sempat hadir Ijtima Ulama segala lagi. Ehh, sekarang malah memilih merapat ke kubu yang berseberangan.

Kalau kata adik capres Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, Yusril itu baru bangun tidur atau gimana? Kok setelah sekian lama, tiba-tiba membelot? Kenapa tuh kira-kira? Apa iya semata-mata alasannya karena umat Islam? Tentu efek ekor jas juga dong?

Tapi kira-kira bergabungnya PBB ke TKN bakal ngaruh ke perolehan suara nggak ya? Atau PBB malah bisa terpecah belah? Hmmm…

Ya, kita nggak bisa menampik kalau ada golongan PBB yang terang-terangan menyatakan ketidaksetubuhannya. Ehh, maksudnya tidak setuju gitu loh. Sebanyak 80 calon anggota legislatif PBB yang tergabung dalam Gerakan Nasional Caleg PBB Poros Makkah tetap mendeklarasikan mendukung capres-cawapres hasil Ijtima Ulama, yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Gimana mau menang Pemilu? Wong nentuin dukung kubu mana aja nggak kompak. Suram…

Lagian kenapa sih Yusril malah semakin yakin ke Jokowi? Emang nggak kecewa atas batalnya pembebasan Abu Bakar Ba’asyir? Emang nggak bete disalah-salahin TKN, dianggap grasak-grusuk dalam mengeluarkan pernyataan terkait hukuman Ba’asyir? Hehehe.

Kayaknya Yusril udah patah hati banget karena pernah dikacangin sama Prabowo setelah sekian lama. Doi pun mengakui kalau kubu Jokowi-Ma’ruf lebih bisa diajak kompromi. Selain itu, suara di kader bawah juga kencang ke Jokowi-Maruf. Katanya…

Baca juga :  Iron Cage Menteri PU
Patah hati itu memang menyakitkan... Share on X

Eike jadi teringat dengan tulisan Maisie Junardy di Man’s defender. Doi bilang, politik modern itu lebih mengedepankan taktik dan diplomasi – tawar-menawar dan timbang-menimbang. Dalam kasus sikap politik Yusril, mungkin saja Jokowi-Ma’ruf emang lebih asyik diajak main timbangan kepentingan, dibanding Prabowo-Sandi. (E36)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Abdi Negara Terbelenggu Kemiskinan?

"Oemar Bakri, Oemar Bakri, pegawai negeri…” ~Lirik Lagu Oemar Bakri -  Iwan Fals PinterPolitik.com Jadi pegawai negeri itu merupakan impian banyak orang. Pokoknya jadi PNS itu...

Luhut Panjaitan Memeluk Orba

"Luka tidak memiliki suara, sebab itu air mata jatuh tanpa bicara." ~Dilan 1990 PinterPolitik.com Orde Baru masih menjadi sejarah yang amat menakutkan dari sebagian besar masyarakat....

Ma’ruf Amin yang Terbuang?

"Sebagai kekasih, yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah. Menahan setiap amarah…” ~Lirik Lagu Kekasih yang Tak Dianggap – Kertas Band PinterPolitik.com Jika di dunia...