HomeCelotehRiza Patria “Jatuh Cinta” pada Anies?

Riza Patria “Jatuh Cinta” pada Anies?

Kecil Besar

“Jatuh cinta berjuta rasanya,” – Titiek Puspa, Jatuh Cinta


PinterPolitik.com

Orang jatuh cinta tuh kadang-kadang suka gak rasional ya. Kalau lagi dimabuk cinta, orang yang disukai itu kadang dianggap seperti seseorang yang sempurna. Kekurangan sebesar apapun mungkin akan sirna. Mau dia bau ketek, bakalan kerasa wangi. Begitu juga kalau dia kulitnya buduk, mungkin bakalan kerasa mulus juga.

Nah, nuansa orang jatuh cinta itu mungkin gak ya tergambar juga dari pernyataan Ketua DPP Partai Gerindra yang juga cawagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria? Soalnya, baru-baru ini Pak Riza sempat melontarkan banyak kata-kata positif buat Pak Anies.

Eh, disclaimer dulu, ini nanya doang loh. Di judul juga itu mah buat clickbait doang kok hehe.

Jadi, Pak Riza ini sempat mengatakan kalau susah buat mencari kekurangan Pak Anies. Malahan, kalau kata cawagub perseorangan di Pilgub DKI Jakarta 2012 itu, Pak Anies itu justru banyak kelebihannya. Pak Riza bahkan bisa menyebut kelebihan-kelebihan itu.

Kelebihan-kelebihan yang disebut di antaranya cerdas, sekolah di Amerika, pintar, bijaksana, baik, bersahaja, santun, jujur, sabar, tenang, dan terkendali. Wah, banyak juga ya.

Eh, masih ada lagi ternyata. Pas jadi gubernur, kalau kata Pak Riza, Pak Anies ini bisa menyelesaikan masalah secara utuh, komprehensif, dan berkelanjutan. Waduh, Pak Riza sepertinya lumayan banyak juga ya mengamati Pak Anies.

Nah, dari pengamatan Pak Riza ke Pak Anies itu, bisa gak ya kalau sang anggota DPR ini jatuh cinta pada sikap dan kebijakan Pak Anies?

Secara spesifik, Pak Riza sendiri kan sedang berjuang agar bisa dipinang untuk bersanding sama Pak Anies. Berdasarkan hal itu, mungkin gak ya kata-kata positif dari Pak Riza ini ada kaitannya dengan langkahnya menuju kursi DKI-2?

Baca juga :  Anies dan Dark Side of The Moon

Ya, tapi itu semua kan cuma pertanyaan. Terlepas dari itu, mungkin ada saatnya Pak Riza harus bisa mengkritisi Pak Anies kalau ada kekurangan. Kan, pasangan yang baik itu pasangan yang bisa objektif dan melengkapi kekurangan pasangannya. Tsah.

Di luar itu, kalau misalnya ada kesempatan kan mungkin aja Pak Riza atau kader Gerindra yang lain harus berhadapan dengan Pak Anies. Gak ada yang tahu. Kalau cuma melihat kelebihannya aja, gimana coba kalau harus tiba-tiba saling berkompetisi di dalam suatu pemilihan?

Eh, ini kalau ya, gak mencoba membentur-benturkan kok. Hehe. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...