HomeCelotehRisma “Hancurkan” PDIP?

Risma “Hancurkan” PDIP?

“I done made the hot chart, ‘member I used to trap hard. Livin’ like a rockstar, I’m livin’ like a Rockstar” – 21 Savage, penyanyi rap kelahiran Inggris


PinterPolitik.com

Mungkin, sudah menjadi rahasia umum bahwa sebuah perebutan atau persaingan sering kali berakhir hostile di antara pihak-pihak yang terlibat. Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 lalu, misalnya, saling caci maki dan komplain satu sama lain pun terjadi lho.

Apa yang terjadi di Pilpres 2019 ini bisa aja juga terjadi di pertarungan-pertarungan lainnya, yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang pemungutan suaranya akan dilakukan pada 9 Desember nanti. Namanya juga politik ya – pasti selalu melibatkan benturan-benturan seperti ini nih.

Benturan yang terbaru nih terjadi di arena politik Pilkada Surabaya 2020. Pasalnya, beberapa waktu lalu, tersebar viral sebuah video yang di dalamnya terdapat sejumlah orang menyanyikan lagu yel-yel yang berseru, “Hancurkan Risma!”

Wah, ada apa nih ya? Bukannya Ibu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) udah nggak ikut berpartisipasi sebagai peserta yang memperebutkan tampuk kepemimpinan tertinggi di ibu kota Jawa Timur itu ya?

Usut punya usut nih, sepertinya ada yang sakit hati dengan dinamika Pilkada Surabaya nih, khususnya di internal sebuah partai berlambang kepala banteng sendiri, yakni PDIP. Pasalnya tuh, sebelum PDIP akhirnya memutuskan untuk mendukung Eri Cahyadi-Armuji sebagai pasangan calon kepala daerah di Surabaya, ada Whisnu Sakti Buana yang disebut-sebut juga ingin maju jadi calon.

Namun, nasib dan takdir berkata lain. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri lebih memilih Eri-Armuji – pasangan calon yang disebut-sebut didukung oleh Bu Risma. Hmm.

Alhasil, muncul tuh kelompok yang menamai diri mereka sebagai Banteng Ketaton dan mendukung kubu lawan Machfud Arifin-Mujiaman. Bahkan, ada juga lho kader PDIP yang sampai dipecat sama DPP PDIP. Waduuhpantesan aja tambah sakit hati.

Baca juga :  Megawati Jago Kaderisasi Cucu?
- Advertisement -

Hmm, mungkin nih, daripada berantem di dalam rumah sendiri ya, Bu Risma perlu nih ajak ngobrol pada kader PDIP yang dianggap “membelot” ke kubu seberang. Kan, susah damainya kalau saling ngotot sama calon dukungan masing-masing.

Apa Bu Risma yang maksain biar Bu Mega dan DPP PDIP ngedukung Eri-Armuji ya? Lagipula, banyak yang bilang Eri ini memiliki latar belakang yang mirip dengan Risma, yakni dari kalangan birokrat.

Padahal, Pak Whisnu kabarnya udah lama lho di PDIP. Ayahanda dari Pak Whisnu sendiri adalah salah satu orang yang berjasa buat partai itu, yakni Soetjipto Soedjono.

Wah, apa jangan-jangan Bu Risma udah kena star syndrome nih? Kan, banyak tuh orang-orang yang sudah mendapat pujian sana-sini dan menjadi populer malah akhirnya lupa diri. Sudah bukan rahasia lagi kalau Bu Risma kan kader outsider PDIP. Hehe.

Wah, kalau begini caranya, gimana ya nasib Bu Risma kalau di Surabaya saja sudah terpecah belah gini? Kan, dengar-dengar, Bu Wali Kota mau dimajukan sebagai calon gubernur di DKI Jakarta – entah jadi apa nggak nihHehe. (A43)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

AHY Bukan Jodoh Anies di 2024?

Partai Demokrat telah umumkan dukung Anies Baswedan sebagai capres 2024 tetapi serahkan cawapres ke Anies. Apakah AHY bukan jodoh Anies?

Janji Anies untuk Prabowo Palsu?

Sandiaga Uno menyebutkan bahwa Anies Baswedan punya sebuah perjanjian dengan Prabowo Subianto. Apakah janji itu hanya janji palsu?

Jabatan Kades Mirip One Piece?

Demonstrasi kepala desa (kades) tuntut perpanjangan masa jabatan hingga 9 tahun. Apakah para kades ingin bisa seperti anime One Piece?

Kapal Anies ‘Diserang’ Ular?

Mantan Gubernur Banten Wahidin Halim dikirimi ular ketika akan bertemu Anies Baswedan. Apakah kapal Anies tengah 'diserang' ular?

Sudah Saatnya Prabowo Contoh Megawati?

Partai Gerindra tetap kukuh usung Prabowo Subianto sebagai capres. Apakah seharusnya ini saatnya Prabowo contoh cara Megawati?

Di Balik Usul Imin Hapus Gubernur

Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) usul hapuskan jabatan gubernur karena melelahkan dan hanya jadi penghubung pusat-daerah. Mengapa?

Mungkinkah “The Last of Us” di Dunia Nyata?

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara soal The Last of Us (2023). Apakah Menkes ikut cemas soal wabah zombie?

More Stories

Dewa 19 dan “Baladewa” 2024

Prabowo Subianto, Anies Baswedan, hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi "Baladewa" di konser Dewa 19. Mengapa demikian?

PBESI “Turtle Steal” MPL Indonesia?

Penggemar Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dikagetkan dengan permintaan maaf MPL Indonesia pada PBESI. Mengapa bisa demikian?

Mungkinkah “The Last of Us” di Dunia Nyata?

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara soal The Last of Us (2023). Apakah Menkes ikut cemas soal wabah zombie?