HomeCelotehRidwan Kamil, the Next 'Rudy Hartono'?

Ridwan Kamil, the Next ‘Rudy Hartono’?

Kecil Besar

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) memenangkan pertandingan badminton atau bulu tangkis melawan Duta Besar (Dubes) Denmark untuk Indonesia, Lars Bo Larsen. Apakah ini pertanda RK akan menuju “turnamen” selanjutnya?


PinterPolitik.com

Tidak dapat dipungkiri bahwa olahraga sering kali jadi kegemaran banyak orang. Sepak bola, misalnya, kerap menjadi cabang olahraga (cabor) yang digemari banyak orang Indonesia. Biasanya sih, kegiatan-kegiatan olahraga seperti ini kerap menjadi perekat lho di kampung-kampung kala peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia tiba.

Nah, selain sepak bola, ada juga cabor lain yang mendapatkan tempat di hati masyarakat Indonesia. Cabor itu adalah bulu tangkis atau badminton.

Gimana nggak mendapatkan tempat di hati masyarakat? Wong olahraga satu ini kerap disebut sebagai olahraga nasional kebanggaan Indonesia. Negara kepulauan terbesar di Asia ini kerap mengirim atlet-atlet perwakilannya yang kondang di cabor satu ini.

Nah, mungkin nih, cabor satu ini juga mendapatkan tempat nih di hati salah satu politikus yang juga menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat (Jabar). Nama beliau adalah Ridwan Kamil (RK).

Lhagimana nggak? Sosok pejabat yang juga biasa disapa sebagai Kang Emil ini tiba-tiba melakukan sparing dengan berbagai perwakilan negara lain lho. Beberapa waktu lalu, misalnya, RK memamerkan kemenangannya atas Duta Besar (Dubes) Denmark untuk Indonesia, Lars Bo Larsen, di unggahan Instagram miliknya lho.

Baca Juga: Beda Gaya Ganjar-RK?

Pembatalan Badminton All England

Uniknya nih, Kang Emil juga menantang dubes-dubes lainnya. Beberapa negara yang disebutkan adalah Jepang, Korea Selatan (Korsel), Malaysia, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), dan Inggris.

Wah, bisa-bisa, Kang Emil ini tengah menjalankan diplomasi bulu tangkis nih. Kan, dulu pada era Perang Dingin – tepatnya pada tahun 1970-an, ada tuh istilah diplomasi ping-pong yang dijalankan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

Hmm, aktifnya diplomasi bulu tangkis ala RK ini sebenarnya bermula dari ramainya polemik soal diminta mundurnya Indonesia dari All England 2021. Kang Emil langsung tuh merasa nggak terima dengan perlakuan yang diterima para atlet bulu tangkis Indonesia.

Ada yang bilang sih diminta mundurnya Indonesia agar piala All England 2021 tidak diborong semua tuh. Kan, kalau kita lihat sejarahnya, atlet badminton Indonesia seperti Rudy Hartono masih memegang gelar juara terbanyak di All England lho.

Wah, apakah mungkin Kang Emil ini bakal menjadi Rudy Hartono yang selanjutnya nih? Barang kali, Kang Emil ini bisa memborong piala-piala dari pertandingan yang dilakukannya dengan para dubes tersebut.

Ya, bagus sih kalau Kang Emil bisa memenangkan “piala” diplomatik melawan para dubes tersebut. Tapi nih, Gubernur Jabar itu tampaknya juga perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi “turnamen” yang lebih besar nihHayo, siapa nih yang udah siap dengan “turnamen” pada tahun 2024 nanti? Hehe. (A43)

Baca Juga: Ridwan Kamil, Diplomat untuk Badminton?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Amien Ingin Anaknya Jadi Menteri Jokowi?

“Intinya supaya tidak ada lagi cebong dan kampret, sehingga yang ada tinggal cebong bersayap, artinya sudah akur.” – Amien Rais PinterPolitik.com Pertemuan Prabowo dan Amien Rais...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Mega-SBY, A Birthday and Three Funerals

“Taufiq mendukung SBY usai terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya. Begitu pula SBY di kemudian hari menginstruksikan kadernya di kursi parlemen untuk memilih Taufiq...

Bayar Rindu Pelukan Jokowi-Paloh

“Peluklah diriku dan jangan kau lepas,” – Alexa, Jangan Kau Lepas Pinterpolitik.com Akhirnya ya, setelah sempat menimbulkan berbagai isu di media, saga pelukan Ketua Umum Partai...

More Stories

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?

Di Balik Mekarnya Citra Habibie

Tanggal 25 Juni dikenang sebagai hari lahir Habibie. Citranya kian harum meski telah tiada. Apa rahasia di balik reputasi yang tak pernah layu itu?