HomeCelotehPelukan Kebangsaan Ala Nasdem-PKS

Pelukan Kebangsaan Ala Nasdem-PKS

Kecil Besar

“Peluklah diriku dan jangan kau lepas,” – Alexa, Jangan Kau Lepas


PinterPolitik.com

Kadang orang tuh bosan juga sama berita politik yang isinya orang-orang saling berkonflik. Makanya, kadang-kadang perlu juga tuh berita yang lumayan sweet dari para politisi dalam negeri, meski emang harus deg-degan juga kalau para politisi udah terlalu akrab.

Nah, kalau mau dengar berita yang lumayan sweet tentang para politisi, Nasdem dan PKS mungkin punya jawabannya. Jadi, kedua partai ini kan baru-baru ini menggelar pertemuan di kantor DPP Partai Nasdem.

Pertemuan ini sebenarnya adalah kunjungan balasan dari PKS ke partai yang diketuai oleh Surya Paloh tersebut. Sebelumnya kan Nasdem udah duluan mengunjungi PKS dan sempat jadi berita yang lumayan menghebohkan juga kala itu.

Terus kenapa pertemuan ini bisa dibilang sesuatu yang sweet? Merujuk pada perkataan Presiden PKS Sohibul Iman, pertemuan itu adalah sebuah pelukan kebangsaan, sesuatu yang kemudian disetujui oleh Sekjen Partai Nasdem Johnny G. Plate. Gimana lumayan sweet gak pelukan kebangsaan ini?

Sebenarnya, pelukan kebangsaan ini bukanlah pelukan pertama antara Nasdem dan PKS. Pas pertemuan pertama di DPP PKS, Pak Surya dan Pak Sohibul kan sempat bepelukan erat sampai bikin heboh banyak orang. Spekulasi langsung bermunculan setelah dua pimpinan partai itu berangkulan.

Merujuk pada kondisi tersebut, spekulasi juga mungkin akan bergulir setelah Nasdem dan PKS melabeli pertemuan mereka yang teranyar ini sebagai pelukan kebangsaan. Mungkin akan ada yang bertanya-tanya apakah pelukan mereka bakal berlanjut ke jenjang berikutnya?

Kan bukan gak mungkin dua partai ini nanti bakalan berkoalisi. Memang sih, keduanya sekarang dalam dua posisi berbeda kalau merujuk ke pemerintahan. Tapi kan nasib mah gak ada yang tahu, apalagi Nasdem sendiri kerap tampil kritis kepada pemerintah layaknya oposisi yang kini dipegang oleh PKS.

Kalau itu terjadi, maka pelukan Nasdem dan PKS mungkin bakalan semakin erat. Ibarat kata, mereka bakal saling memeluk seperti sepasang kekasih yang sama-sama mencinta, pelukan mereka begitu erat sampai maut memisahkan. Tsah.

Tapi semua itu kan masih misteri. Siapa tahu juga ada sesuatu yang membuat mereka seperti pelukan di seminar motivasi. Itu loh, pelukan ke sesama peserta sambil berurai air mata, tapi setelah itu gak saling mengenal. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...