HomeCelotehNasib Ahok Ditolak Terus

Nasib Ahok Ditolak Terus

Kecil Besar

“Ho.. Ho.. Ya nasib ya nasib, Mengapa begini?” – Rhoma Irama, Kegagalan Cinta


PinterPolitik.com

Polemik soal wacana penunjukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk menjadi pimpinan BUMN sepertinya belum juga mereda ya. Memang sih, tak sedikit yang mendukung Pak Ahok untuk dapat memimpin perusahaan pelat merah, tapi tak sedikit pula yang menolak.

Coba deh lihat, elemen-elemen yang sempat mengkritik mantan Gubernur DKI Jakarta ini kembali bersuara keras kepada dirinya. Persaudaraan Alumni (PA) 212 misalnya, mempertanyakan memangnya tidak ada orang yang lebih sopan untuk menjadi pimpinan BUMN.

Tak hanya itu, nada kurang positif juga muncul dari internal perusahaan pelat merah sendiri. Kita kasih konteks dulu nih, Pak Ahok ini kan diwacanakan untuk memimpin perusahaan negara di bidang energi. Secara spesifik, ia gencar dirumorkan akan memimpin Pertamina.

Nah, dari hal itu serikat pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menolak bila Ahok jadi pimpinan perusahaan tersebut. Dalam berbagai gambar yang tersebar di media sosial, mereka mempersoalkan kiprah Ahok yang kerap menuai pro dan kontra.

Hmmm, kalau dilihat dari hal-hal tersebut, nama Pak Ahok sepertinya cukup jadi brand yang dicap negatif beberapa orang. Belum resmi ditunjuk aja, mantan politisi Gerindra ini sudah menuai berbagai nada sumbang, gimana jadinya kalau pas nanti udah benar-benar diumumkan secara resmi?

Pak Ahok sendiri sepertinya sudah cukup menyadari kalau dirinya sekarang ini memang kerap mendapatkan penolakan. Wah, tumben responsnya gak terlalu meletup-letup.

Kalau diperhatikan, Pak Ahok ini udah seperti lagunya Raisa yang judulnya Serba Salah. Belum ditunjuk aja udah disalah-salahin dan ditolak-tolak orang. Kalau udah resmi ditunjuk, bukan gak mungkin kader PDIP ini akan disalah-salahin lebih parah. Jadinya serba salah deh.

Baca juga :  Danantara dan Konstitusi Kedua: Ketika Negara Memilih Menjadi Satu Arsitektur

Ya, untung aja Pak Ahok sekarang ini sudah lumayan chill untuk menghadapi posisi serba salahnya itu. Kalau sampai terpancing emosi dan marah-marah seperti dulu, wah tambah salah lagi tuh, nanti ada lagi yang demo. Kita tunggu aja deh, bakal sesabar aja Pak Ahok dengan posisinya yang serba salah ini. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...