HomeCelotehBila Sri Mulyani Ikut Kuis

Bila Sri Mulyani Ikut Kuis

Kecil Besar

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa sulit untuk menjelaskan persoalan teknikal kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-4 kepada masyarakat. Apa ini cerminan bahwa negara Indonesia ini dikelola bak sebuah acara kuis di televisi (TV)?


PinterPolitik.com

Sore hingga malam hari di akhir pekan memang waktu yang pas untuk bersantai. Seusai menjalani satu minggu yang penuh dengan persoalan kerja, waktu-waktu ini menjadi waktu yang berharga buat beristirahat.

Di waktu senggang itu, biasanya juga ada acara-acara televisi yang menghibur. Tentunya, yang aku maksud bukan sinetron ya, melainkan acara-acara kuis yang dulu populer pada tahun 1990-an hingga 2000-an.

Salah satu acara kuis yang dulu aku tonton pas masih kecil adalah Kata Berkait (1995-2001) yang tayang setiap jam prime time akhir pekan di RCTI. Untuk memenangkan kuis ini, dua kelompok harus berusaha menebak kata-kata baru dari kata yang sebelumnya sudah diberikan hingga menjadi sebuah kaitan kata-kata antara satu sama lain.

Unsur yang membuat acara-acara seperti ini seru untuk diikuti adalah efek kejut setelah jawabannya terungkap. Nggak jarang, kita juga ikutan meneriakkan tebakannya meskipun hanya menonton dari layar kaca. Biasanya, ketika tebakan kita benar, kita jadi ikut ngerasa bangga dan bisa buat jadi peserta.

Namun, meski kita merasa bisa menjawab, para peserta yang ikut acara kuis biasanya adalah para figur publik – seperti selebriti, penyanyi, bintang film, dan sebagainya. Tapi, coba bayangkan kalau misalnya yang ikut adalah politisi dan pejabat. Kira-kira, gimana ya?

Baca Juga: Sri Mulyani Tiru Gaya Jokowi?

Curhat Sri Mulyani

Boleh jadi, menjadi peserta kuis adalah tantangan tersendiri bagi Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Bisa-bisa, Bu Ani (sapaan akrab Sri Mulyani) bingung sendiri waktu mau menyampaikan tebakan dan jawabannya kala tiba gilirannya.

Gimana nggakWong soal kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-4 dari pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) aja Bu Ani mengaku kesulitan untuk menjelaskan. Padahal, kan, Bu Ani termasuk bagian dari tim pemerintah.

Apa Bu Ani nggak di-briefing dulu sama tim pemerintahan Jokowi soal “jawaban” akan kebijakan-kebijakan mereka? Kalau gini caranya, Bu Menkeu udah kalah duluan dong di acara kuis “Pandemi Berkait”. Kaitannya ada banyak lho, Bu – mulai dari dimensi kesehatan masyarakat sampai kondisi ekonomi.

Atau mungkin Bu Ani melontarkan self-critic terhadap pemerintah ya? Mungkin, pemerintahan yang sekarang ini mirip lah ya dengan acara kuis, yakni penuh dengan tebak-tebakan soal kebijakan apa yang diambil – mulai dari ada atau tidaknya bantuan sosial (bansos) sampai perpanjangan PPKM Level 1-4. Belum lagi, orang-orang pemerintahnya juga saling bersautan satu sama lain.

Terlepas dari banyaknya tebak-tebakan dalam pengelolaan negara ini, mungkin ada satu perbedaan yang mencolok bila dibandingkan dengan acara-acara kuis. Bila acara kuis memiliki pemandu acara yang jelas, kuis “Pandemi Berkait” justru gonta-ganti nih pemandu kebijakannya. (A43)

Baca Juga: Sri Mulyani, Pajak, Revolusi?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Amien Ingin Anaknya Jadi Menteri Jokowi?

“Intinya supaya tidak ada lagi cebong dan kampret, sehingga yang ada tinggal cebong bersayap, artinya sudah akur.” – Amien Rais PinterPolitik.com Pertemuan Prabowo dan Amien Rais...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Mega-SBY, A Birthday and Three Funerals

“Taufiq mendukung SBY usai terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya. Begitu pula SBY di kemudian hari menginstruksikan kadernya di kursi parlemen untuk memilih Taufiq...

Bayar Rindu Pelukan Jokowi-Paloh

“Peluklah diriku dan jangan kau lepas,” – Alexa, Jangan Kau Lepas Pinterpolitik.com Akhirnya ya, setelah sempat menimbulkan berbagai isu di media, saga pelukan Ketua Umum Partai...

More Stories

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?

Di Balik Mekarnya Citra Habibie

Tanggal 25 Juni dikenang sebagai hari lahir Habibie. Citranya kian harum meski telah tiada. Apa rahasia di balik reputasi yang tak pernah layu itu?