HomeCelotehAntusiasme Puan Pada Deddy Corbuzier

Antusiasme Puan Pada Deddy Corbuzier

Kecil Besar

“Sebelum ngobrol banyak, dari masalah matiin mic sampai politik, let’s play a little game. Let me read your mind. Anyway, ini ga akan ada di podcast gue. Karena memang bukan bikin podcast. Thank you for nice conversation today @puanmaharaniri”. – Deddy Corbuzier, presenter dan host podcast


PinterPolitik.com

Jika ada satu sosok politisi di Indonesia yang saat ini sedang mengalami masa ketika persepsi publik padanya menjadi sangat negatif, mungkin orang itu adalah Ketua DPR RI Puan Maharani. Putri dari Megawati Soekarnoputri tersebut emang beberapa waktu terakhir menjadi “musuh” masyarakat – terutama dari golongan buruh dan mahasiswa.

Ya gara-gara UU Cipta Kerja lah udah pasti penyebabnya. Aksi doi yang mematikan mikrofon saat Sidang Paripurna UU Cipta Kerja dan sikap DPR serta pemerintah yang seolah menutup diri dari dialog terkait produk hukum tersebut membuat citra Puan sebagai pimpinan lembaga legislatif dianggap tak lagi menjadi penyambung lidah rakyat.

Masyarakat kan jadi bingung, apa sebenarnya yang ada dalam jalan pikiran politikus PDIP tersebut. Hmm, sudah pasti ada kepentingan-kepentingan – katakanlah pengusaha – yang menjadi pertimbangan DPR dan Puan ketika tergesa-gesa mengesahkan UU tersebut.

Sayangnya, masyarakat nggak punya kemampuan membaca pikiran Bu Puan dan anggota DPR yang lain. Jadi, sekalipun banyak yang bilang UU Cipta Kerja ada sisi positifnya, nggak terbaca nih apa positifnya. Yang ada malah timbul saling curiga antara kedua belah pihak.

Nah, ngomong-ngomong soal baca pikiran alias mind reading, beberapa hari lalu Bu Puan mengalami sendiri loh dibaca pikirannya oleh orang lain. Yes, adalah mantan magician alias pesulap handal Deddy Corbuzier yang melakukannya.

Ini bisa dilihat dari potongan video yang diunggah di akun Instagramnya Deddy. Dalam video tersebut Deddy mempraktikkan trik membaca pikiran Puan dengan menggunakan koin. Wih, sakti nih Om Deddy, soalnya doi bisa menebak di tangan mana Puan menyimpan koinnya. Bahkan ketika Puan memindahkan dari kiri ke kanan, Deddy tetap aja bisa menjawab di mana koin tersebut berada.

Baca juga :  Gibran "Ban Serep" yang Ngarep?

Dan lucunya, Bu Puan tampak sangat antusias dengan unjuk kebolehan yang dilakukan oleh Deddy itu. Wih, emang lucu juga nih Bu Puan.

Hmm, sayangnya masyarakat nggak seperti Deddy Corbuzier ya, yang bisa mudah membaca pikiran Bu Puan. Walaupun udah pasti doi pakai trik membaca mata – yang oleh beberapa magician dianggap sebagai kunci trik tersebut – yang jelas mungkin publik butuh makin banyak orang seperti Om Deddy.

Ya iyalah, biar makin gampang baca pikiran anggota DPR kita. Jadi, kalau mereka berbohong atau ingin berbuat jahat, bisa cepat ketahuan. Uppps. Hehehe. (S13)


Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Amien Ingin Anaknya Jadi Menteri Jokowi?

“Intinya supaya tidak ada lagi cebong dan kampret, sehingga yang ada tinggal cebong bersayap, artinya sudah akur.” – Amien Rais PinterPolitik.com Pertemuan Prabowo dan Amien Rais...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Mega-SBY, A Birthday and Three Funerals

“Taufiq mendukung SBY usai terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya. Begitu pula SBY di kemudian hari menginstruksikan kadernya di kursi parlemen untuk memilih Taufiq...

Bayar Rindu Pelukan Jokowi-Paloh

“Peluklah diriku dan jangan kau lepas,” – Alexa, Jangan Kau Lepas Pinterpolitik.com Akhirnya ya, setelah sempat menimbulkan berbagai isu di media, saga pelukan Ketua Umum Partai...

More Stories

Kicepisme Pragmatis Politik

Jokowi dan JK bertemu di HUT Bhayangkara ke-80, dan suasananya adem-adem saja. Padahal beberapa bulan lalu JK sempat berteriak lantang: "Kasih tahu semua itu termul-termul, Jokowi jadi presiden karena saya", gara-gara isu ijazah yang menyeret namanya sebagai pihak yang terus mempersoalkan. Tapi begitu ketemu langsung, ijazah pun tak dibahas. Inilah wajah politik di level elite Indonesia yang sesungguhnya.

Anies dan Dark Side of The Moon

Beberapa hari lalu, Presiden Prabowo berbicara di depan ribuan akademisi dan menyebut: meski 5 kali ikut Pilpres dan baru 1 kali menang, ia tak pernah merongrong pemerintah yang sah. Pernyataan ini sekaligus pesan tersirat ke oposisi hari ini, termasuk Anies Baswedan, tentang batas etika berpolitik pasca kekalahan. Dalam beberapa kesempatan, Anies memang sempat mengkritisi kondisi negara, soal penghematan anggaran di satu sisi tapi juga pemborosan di lain sektor, serta kritik-kritik lainnya.

Menyikap Tubir Milbus

Pengangkatan purnawirawan sebagai Komisaris Utama PT Bukit Asam beberapa hari lalu melengkapi pola yang sudah terbentuk: Dirut MIND ID dari AU, Dirut PT Timah dari AD, Dirut Antam dari AD. Tiga perusahaan tambang negara paling strategis kini sama-sama dipimpin figur berlatar militer. Bercanda pun terasa pas — jurusan tambang terbaik Indonesia sepertinya ada di Akademi Militer.