HomeCelotehAnies, Colosseum, dan Nyinyir Netizen

Anies, Colosseum, dan Nyinyir Netizen

“You always take time to criticize me,” – Simple Plan, Shut Up


PinterPolitik.com

Beberapa waktu lalu, netizen sempat dihebohkan dengan penghargaan Adhi Karyawisata yang diberikan Pemprov DKI Jakarta kepada diskotek Coloseum. Hebohnya netizen ini mungkin aja gak tiba-tiba asalnya, hal ini terkait dengan persona publik Gubernur Anies Baswedan yang kerap menjauhi perkara semacam itu.

Jadi, Pak Anies ini kan pas Pilgub DKI Jakarta 2017 ini banyak didukung oleh ormas-ormas Islam. Selain itu, dalam banyak kasus, mantan Mendikbud ini kan memang membuat kebijakan yang dekat dengan isu yang diperjuangkan ormas-ormas tersebut. Pak Anies misalnya berkeinginan melego saham Pemprov DKI di perusahaan bir.

Nah, karena gambaran publik yang demikian, banyak netizen yang nyinyir kepada Pak Anies. Mereka sepertinya kebingungan, kok Pak Anies yang dekat dengan ormas Islam, malah memberikan penghargaan ke  diskotek sih?

Hal ini jadi tambah menimbulkan respons nyinyir netizen karena sebelumnya Pak Anies juga memberikan izin kepada festival musik Djakarta Warehouse Project (DWP) 2019. Padahal, gelaran tersebut jauh sekali dari aspirasi ormas pendukung Pak Anies yang ingin acaranya dibatalkan.

Di tengah kebingungan itu, Pak Anies ternyata langsung gerak cepat. Penghargaan yang diberikan Disparbud DKI Jakarta itu akhirnya ia minta untuk dicabut. Bukan cuma penghargaannya aja yang batal, tapi ia juga langsung mencopot Plt Kadisparbud DKI Jakarta. Wow!

Sebenarnya, mungkin alasan pembatalan penghargaan ini gak terkait dengan suara-suara pedas dari netizen. Jadi, konon BNNP DKI Jakarta pernah melakukan razia dengan indikasi narkoba di Colosseum, makanya penghargaan itu  harus dibatalkan.

Terlepas dari alasan pembatalan itu, sikap para netizen yang nyinyir kepada Pak Anies sebenarnya bisa dibedah. Kan, banyak dari mereka yang gak suka dengan kebijakan yang terlalu pro kepada ormas Islam. Nah, pas Pak Anies udah bikin kebijakan semacam itu, kok malah dijadikan bahan pergunjingan sih?

Baca juga :  Fix PKS Dukung Anies?
- Advertisement -

Nanti, kalau misalnya Pak Anies menerima itu sebagai kritik dan mengoreksinya dengan melakukan pembatalan gimana? Sekarang mungkin penghargaan buat Colosseum dibatalkan karena indikasi Narkoba. Kalau nanti Pak Anies gak izinkan DWP atau hal lain gimana? Mau party di mana?

Ya semoga aja sih Pak Anies bisa membuat kebijakan yang beneran bermanfaat semua golongan. Jangan sampai bikin kebijakan yang cuma bikin senang pendukungnya aja atau karena ingin membungkam mulut-mulut nyinyir netizen. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Jokowi Isyaratkan Lawan Megawati?

Tangkapan kamera formasi iringan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama tujuh ketua umum partai politik dianggap merepresentasi terbentuknya poros koalisi menghadapi kontestasi politik 2024. Lantas,...

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Kok Jokowi Marah-Marah?

Lagi-lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pejabat  kementerian dan pemerintahan daerah soal prioritas belanja. Jokowi menilai belanja produk luar masih lebih tinggi dibandingkan produk...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...