HomeCelotehKisah Risma dan Kata-kata Netizen

Kisah Risma dan Kata-kata Netizen

Kecil Besar

“Cinta bukan hanya sekedar kata,” – Padi, Tak Hanya Diam


PinterPolitik.com

Jadi pejabat itu sepertinya penuh risiko ya. Emang sih, risiko pekerjaannya bukan seperti pilot atau pemadam kebakaran, tapi tetep aja ada cobaannya. Salah satu risikonya adalah kata-kata tajam dari netizen yang terkadang berbau kebencian.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini jadi contoh dari kata-kata tajam netizen itu. Beberapa waktu lalu, ada netizen yang sempat memberikan kata-kata semacam itu yang membuat heboh jagat internet Indonesia. Saking hebohnya, kata-kata sang netizen sampai memicu protes warga Surabaya.

Hmmm, kasian ya Bu Risma. Mau kerja kayak apa ternyata masih ada aja memberikan kata-kata pedas. Secara khusus, kata-kata netizen ini boleh jadi membuat jajaran Pemkot Surabaya harus bergerak karena dianggap menimbulkan keresahan warga kota tersebut.

Terlepas dari itu, kata-kata itu tuh bisa menjadi ujian pendahulu buat Bu Risma seandainya mau melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Selama ini kan, Ketua DPP PDIP itu kerap dibicarakan sebagai salah satu figur yang potensial untuk berlaga di Pilgub DKI Jakarta.

Nah, pekerjaan sebagai Gubernur Jakarta merupakan salah satu pekerjaan dengan risiko kata-kata tajam paling tinggi di negeri ini. Sekarang ini misalnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ada aja yang mengkritik bahkan buat beberapa orang dianggap sebagai bullying alias perundungan.

Dari konteks tersebut, mungkin gak ya lontaran kata negatif dari netizen bisa aja jadi latihan buat Bu Risma kalau mau jadi orang nomor satu di ibu kota? Ya, gak tahulah, toh Bu Risma sendiri belum menyatakan diri bakalan maju di Pilgub DKI Jakarta.

Terlepas dari itu, sebenarnya langkah dari Pemkot Surabaya dalam menanggapi kata-kata menjurus menghina kepada Bu Risma ini lumayan menarik juga. Jadi, mereka ini melaporkan  sang netizen kepada kepolisian seiring dengan adanya keresahan dari masyarakat.

Belakangan, pelaku lontaran kata-kata itu ternyata sudah diamankan polisi. Wah, cukup gesit juga ya, semoga warga udah resah lagi ya, kan pelakunya sudah ditangkap.

Eh, ngomong-ngomong soal Jakarta, anggota DPR asal Gerindra Fadli Zon sempat membandingkan tuh dengan kisah Pak Anies yang juga sempat kena kata-kata tajam dari netizen. Apakah ada makna khusus dari perbandingan Pak Anies dan Bu Risma soal kata-kata dari netizen ini? (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...