HomeCelotehPKS Start Paling Depan?

PKS Start Paling Depan?

Kecil Besar

“Waktu-waktu terus buktikan, cuma kita yang semakin di depan,” – Noah, Semakin di Depan


PinterPolitik.com

Ada yang suka memperhatikan gak satu per satu berita politik tanah air? Iya sih, memang gak semua orang tertarik dengan dunia politik. Tapi, kalau lagi iseng atau punya waktu, ada hal unik yang mungkin bisa diambil pas kita menyisir berita-berita politik.

Nih, misalnya, kalau kita merhatiin beberapa portal berita kelihatan kalau PKS sekarang itu lagi mulai banyak perhatian dari media. Kayaknya ada aja berita terkait dengan partai dakwah itu di portal-portal berita terkenal negeri ini.

Sorotan terhadap PKS ini mungkin aja ada penyebabnya. Partai yang dipimpin oleh Sohibul Iman ini kan jadi satu-satunya partai yang sudah mendeklarasikan diri sebagai oposisi. Hampir setiap kebijakan pemerintah Pak Jokowi akan menuai reaksi dari partai yang identik dengan muslim perkotaan ini.

Selain itu, statusnya dengan oposisi membuat pertemuan PKS dengan partai-partai lain juga akan mendapatkan liputan tersendiri dari media. Publik kan bakal bertanya-tanya, apakah PKS akan membangun poros oposisi baru pas bertemu dengan partai-partai itu?

Sikap PKS ini boleh jadi lumayan kontras dengan dunia politik negeri ini. Sekarang ini kan ada kecenderungan kalau berita politik itu-itu aja. Selain itu, partai-partai lain terutama yang berkaitan dengan pemerintah mungkin akan lebih menahan untuk mengritik keras pemerintah.

Nah, mungkin aja PKS ini mulai meraup untung dengan posisinya sebagai oposisi. Mereka kan jadi kelihatan beda sendiri saat partai-partai dan kondisi politik terkini sedang begitu-begitu saja. Segala gerak-gerik PKS kemungkinan jadi kontras kalau melihat kondisi itu.

PKS ini mungkin aja sedang menuju  posisi yang serupa dengan PDIP di periode kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kala itu, PDIP kan kelihatan mencolok karena jadi oposisi yang terus-menerus melontarkan kritik pada pemerintahan Pak SBY.

Kalau diibaratkan balapan, posisi PKS sebagai oposisi ini membuat mereka memiliki pole position atau berada di garis start paling depan. Sedikit banyak terlihat bahwa PKS ini jadi terlihat terdepan sendiri karena posisinya yang kontras dengan partai-partai lain.

Masalahnya gak semua pembalap yang ada di pole position ini keluar sebagai kampiun balapan. Kemungkinan tersalip atau bahkan terkena crash itu tetap ada. Nah, apakah PKS bisa mempertahankan posisi yang sudah menguntungkan itu? Balapannya masih panjang loh sampai 2024. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...